• Latest

Keputusan Sepahit Luka

September 28, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Keputusan Sepahit Luka

Juni Ahyarby Juni Ahyar
September 28, 2025
Reading Time: 2 mins read
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Puisi Karya Juni Ahyar Di sini, di batas ketahanan yang rapuh,  Baca Juga Kepiting Dalam Baskom Maret 29, 2026 ​TEOLOGI LIMBAH Maret 19, 2026 Pada Secangkir Cinta Maret 9, 2026 Aku berdiri, memunggungi kenangan.  Bukan karena benci, tapi terpaksa,  Pergi menjauh, agar jiwa tak binasa. Kau ukir di dada sejuta luka,  Dengan tangan yang dulu […]

Puisi Karya Juni Ahyar

Di sini, di batas ketahanan yang rapuh, 

Aku berdiri, memunggungi kenangan. 

Bukan karena benci, tapi terpaksa, 

Pergi menjauh, agar jiwa tak binasa.

Kau ukir di dada sejuta luka, 

Dengan tangan yang dulu menanam kata cinta. 

Kau hiraukan gema, kau abaikan rasa, 

Seolah hati ini, tak berharga.

Pedihnya hati ini, kau buat kecewa, 

Apalah arti janji, jika hanya tipuan fana? 

Kau taburkan benih, lalu kau cabut akarnya, 

Membuat cinta yang suci, kini hanya abu sisa.

Andaikan sedetik kau tau rasaku, 

Setulus cintaku, tanpa kepalsuan sedikit pun. 

Tak mungkin semudah itu kau putuskan, 

Berbuat semaumu, menghancurkan tanpa penyesalan.

Langkah ini kuambil, meski berat dan perih, 

ADVERTISEMENT

Meninggalkan jejak, mencari damai yang sirih. 

Terpaksa aku pergi jauh darimu, 

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
​TEOLOGI LIMBAH

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

Maret 9, 2026

Karena tak tahan, terus begini, mati perlahan. 

Kekecewaan ini, kini jadi perisai diriku.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Yahudi Fiksi Di Itali Abad Pertengahan

Yahudi Fiksi Di Itali Abad Pertengahan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com