Dengarkan Artikel
Puisi Karya Juni Ahyar
Di sini, di batas ketahanan yang rapuh,
Aku berdiri, memunggungi kenangan.
Bukan karena benci, tapi terpaksa,
Pergi menjauh, agar jiwa tak binasa.
Kau ukir di dada sejuta luka,
Dengan tangan yang dulu menanam kata cinta.
Kau hiraukan gema, kau abaikan rasa,
Seolah hati ini, tak berharga.
Pedihnya hati ini, kau buat kecewa,
📚 Artikel Terkait
Apalah arti janji, jika hanya tipuan fana?
Kau taburkan benih, lalu kau cabut akarnya,
Membuat cinta yang suci, kini hanya abu sisa.
Andaikan sedetik kau tau rasaku,
Setulus cintaku, tanpa kepalsuan sedikit pun.
Tak mungkin semudah itu kau putuskan,
Berbuat semaumu, menghancurkan tanpa penyesalan.
Langkah ini kuambil, meski berat dan perih,
Meninggalkan jejak, mencari damai yang sirih.
Terpaksa aku pergi jauh darimu,
Karena tak tahan, terus begini, mati perlahan.
Kekecewaan ini, kini jadi perisai diriku.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






