• Latest

Kontroversi Beauty Pageant Dalam Perspektif Konstruksi Sosial Keperempuanan Indonesia

Agustus 17, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kontroversi Beauty Pageant Dalam Perspektif Konstruksi Sosial Keperempuanan Indonesia

Redaksiby Redaksi
Agustus 17, 2025
Reading Time: 5 mins read

Novita Sari Yahya

590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Novita Sari Yahya.

Kontroversi ajang pemilihan beauty pageant di Indonesia telah terjadi puluhan tahun sejak orba dan sering didemo oleh kelompok masyarakat termasuk ormas.

Kontroversi yang mengguncang adalah peristiwa pelecehan seksual finalis Miss Universe Indonesia 2023.

Baca Juga

db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026

Kontroversi lainnya adalah keterlibatan finalis ajang pemilihan beauty pageant Indonesia dalam skandal prostitusi online dan skandal aliran dana dari koruptor ke rekening salah seorang finalis ajang pemilihan bergengsi.

Kontroversi lainnya dari finalis dan penyandang gelar pemilihan beauty pageant Indonesia adalah terdakwa  koruptor dipenjarakan beberapa tahun, pertikaian top 10  Miss Universe 2019 dengan ibu kandung, dan  isu  finalis menjadi simpanan pejabat Indonesia.

Di sisi lainnya prestasi Indonesia di ajang beauty pageant Internasional adalah menjadi top 10 Miss Universe 2019, pemenang Miss Supranational 2024 dan pemenang Miss Cosmo 2024.

Semua beauty pageant dengan berbagai nama pemilihan, baik nasional dan daerah selalu mencantumkan visi dan misi yang bagus seperti 3 B, beauty, brain and behaviour ditambah dengan brave dan  Misi Miss Universe Indonesia 2024 adalah pemberdayaan, dengan fokus pada kecerdasan, wawasan, dan pengetahuan, terutama terkait budaya Indonesia. 

Tapi faktanya dari isu yang beredar luas dan diliput media bahwa Miss Universe Indonesia 2024 melakukan kerjasama top 3 pemenang sebagai brand ambassador klub malam.

Kontroversi ketika label pemberdayaan perempuan disematkan kepada ajang pemilihan nasional dan kenyataannya yang ditampilkan lebih kepada eksploitasi tubuh perempuan. Ratusan foto pemenang ajang pemilihan nasional beredar di portal pageant bisa diakses luas oleh masyarakat umum menampilkan perempuan berbikini two piece dan  diexpose berkali-kali sehari di seluruh portal pageant. Seolah-olah kegiatan ajang pemilihan hanya eksploitasi tubuh perempuan yang dikritik oleh kelompok feminisme.

Kontroversi lainnya adalah jika hari ini pemenang ajang nasional maupun top 10 berbikini pemotretan dan beredar di seluruh media sosial, maka besoknya tampil anggun berkebaya di acara penting termasuk di istana negara.

Ibuisme adalah ideologi gender perempuan yang dilanggengkan oleh Orba untuk mengendalikan perempuan termasuk memberangus gerakan perempuan progresif.

Gerakan perempuan progresif di Indonesia dengan pencanangan perempuan sebagai ibu bangsa di Kongres Perempuan Kedua tahun 1935 di mana perempuan menanamkan nasionalisme generasi muda Indonesia.

Ibuisme  negara’ adalah ideologi gender bentukan Orde Baru yang menempatkan perempuan dalam peran idealnya bagi negara, yaitu sebagai istri, pendamping dan pendukung suami, sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anaknya, dan sebagai aktor yang bertanggung jawab menyiapkan generasi penerus bangsa.

Ibusime ditampilkan oleh   perempuan yang berpakaian rapi dengan simbol kebaya di era Orba atau pakaian yang model dan warna sama di organisasi perempuan setelah reformasi dengan kegiatan seremonial peresmian atau acara seremoni yang dimulai dari pembukaan acara, pidato, sesi makan dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Perempuan Ibuisme bangga bisa berfoto dengan pejabat di pemerintahan. Pejabat di pemerintahan apakah walikota, bupati, gubernur, menteri yang didominasi pria dan disimbolkan sebagai bapak.

Bapak-ibuisme adalah ideologi doktrin orde baru yang hidup di alam bawah sadar masyarakat dan merasuki cara berpikir masyarakat Indonesia.

Budaya berkebaya hanya dalam acara seremonial ditampilkan juga oleh finalis dan pemenang ajang kontes kecantikan.

Pemenang diberikan kesempatan  mendampingi pejabat dalam acara penting di nasional dan daerah  dan dipajang sebagai pemanis di dalam acara tersebut.

Jarang sekali pemenang atau pun finalis beauty pageant Indonesia datang ke kampus, berdialektika dengan civitas akademik kampus. Padahal kampus adalah tempat di mana kelompok intelektual  tumbuh menjadi calon pemimpin.

ADVERTISEMENT

kampus adalah tempat  paling tepat bagi finalis ajang kecantikan menunjukan eksistensi diri,  bukan sekadar  seremonial di acara pemerintahan.

Kampus adalah tempat paling tepat untuk mensosialisasikan misi  dari beberapa beauty pageant Indonesia seperti  beauty with purpose, 3b ditambah brave  dan Misi Miss Universe Indonesia 2024  yaitu pemberdayaan, dengan fokus pada kecerdasan, wawasan, dan pengetahuan, terutama terkait budaya Indonesia.

Semua misi dan visi beauty pageant Indonesia digunakan sebagai misi untuk pemberdayaan perempuan, tapi justru yang ditampilkan di media sosial adegan berbikini, pakaian seksi lebih mendominasi ekspose kegiatan. Hal tersebut justru  bertentangan dengan misi pemberdayaan perempuan.

Alasan pemotretan bikini dan pemotretan pakaian seksi berpuluh kali yang bertebaran foto di media sosial untuk mengikuti tren Internasional agar diperhitungkan sebagai calon pemenang..

Persepsi yang muncul dalam pandangan masyarakat luas dengan penampilan seksi adalah sisi kebinalan perempuan, bukan sisi keanggunan perempuan dalam konsep ibuisme.

Kontroversi beauty pageant antara  keharusan berpenampilan seksi dibandingkan menampilkan potensi diri, apakah bakat dan pengetahuan membuat kita harus merefleksi ulang pernyataan Mochtar lubis tentang perilaku manusia Indonesia yang munafik. Tujuan menang dan famous mengikuti trend di Internasional membuat ketidak konsistensi kita  tentang jargon pemberdayaan perempuan dan pembentukan karakter yang berkebudayaan dan berkepribadian Indonesia.

Salah satu cara mendidik perempuan adalah meletakan pondasi kepantasan dan kepatutan. Apa yang pantas dilakukan seorang perempuan yang merupakan warga negara Indonesia yang merupakan negara muslim dengan 80 persen dari penduduk Indonesia dan ideologi negara pancasila.

Ketidak konsistensi kita dalam pembentukan karakter perempuan baik dan ideal yang digariskan oleh ideologi gender ibuisme dengan fakta  terlalu mengeksploitasi tubuh perempuan dan skandal finalis beauty pageant, maka perlu pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI ( KPPPA )  dan dinas terkait di daerah melakukan pembinaan seluruh ajang pemilihan nasional dan daerah  supaya tidak melenceng jauh dari apa yang digariskan dengan berkebudayaan dan berkepribadian Indonesia.

Jika kamu mendidik satu laki-laki, maka kamu mendidik satu orang. Namun jika kamu mendidik satu perempuan, maka kamu mendidik satu generasi”  Mohammad Hatta.

Selesai .

Dilakukan revisi kalimat untuk kesopanan dalam penulisan menurut salah satu ormas perempuan yang mengusung kesetaraan gender.  Berarti tidak berlaku pernyataan Rocky gerung bahwa menertibkan penulisan dengan jargon kesopanan yang sama artinya menertibkan pemikiran adalah bentuk kemunafikan.. Sejak kapan pemikiran melalui tulisan harus ditertibkan.

Novita sari yahya.

Peneliti, penulis dan National Director Indonesia, Ibu dari dua putra dan satu putri. Kegiatan ekpose instagram @novitasari.yahya

Tlp:: 089520018812

Email: novitasariyahya5@gmail.com

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Memaknai Kemerdekaan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com