Bencana dalam Perspektif Islam
: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetails: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Emi Suy Pagi Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2025, tidak hanya dibuka oleh langkah kaki warga yang memadati kawasan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Hanif Arsyad Sudah hampir tiga minggu,air kembali bening, tanah kembali tenang—tapi adakah hatimu ikut jernih,atau luka ini hanya kau biarkan berlaluseperti angin yang singgah lalu hilang? Wahai manusia yang sering alpa,bencana ini bukan sekadar berita,ia adalah bisikan lembut dari Rabbmu,teguran yang turun melalui deras sungai,melalui lumpur yang mengikat langkahmu,melalui sunyi malam yang merenggut tidurmu. Bukan Aku yang zalim kepadamu,akulah yang menjaga setiap helaan napasmu.Tapi ketika dunia kau biarkan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani Ketika membahas deforestasi, kita sering bahas yang besar. Pembukaan lahan tambang oleh korporasi yang membabat habis hutan....
Baca SelengkapnyaDetails
Oleh Novita Sari Yahya Fenomena ibuisme kembali hadir ketika Ridwan Kamil calon Gubernur DKI memberikan pernyataan saat kampanye bahwa "janda-janda...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Novita Sari Yahya. Kontroversi ajang pemilihan beauty pageant di Indonesia telah terjadi puluhan tahun sejak orba dan sering didemo oleh...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Ririe Aiko Tak semua kisah besar lahir di panggung gemerlap. Ada kisah keberanian yang tumbuh tanpa sorotan kamera,...
Baca SelengkapnyaDetails(Kisah Rohana Kudus)Padang Panjang, 1910. Di ruang kecil bersusun buku dan majalah dari Hindia hingga Mesir, seorang perempuan muda membasahi...
Baca SelengkapnyaDetails(Kisah Siti Manggopoh) Oleh Ilhamdi SulaimanAngin pagi menyapu lembah Manggopoh, membawa kabar dari ladang dan suara rintik dari gunung yang...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Nendawati Spdi . Begitu banyak yang dilepaskan oleh seorang perempuan ketika memutuskan untuk menikah, termasuk untuk memilih tidak...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Siti Hajar Tradisi merantau merupakan bagian penting dari sistem nilai dan struktur sosial masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie. Tidak jarang, laki-laki yang telah menikah juga merantau meninggalkan istrinya (bahkan dalam kondisi hamil) bukanlah hal yang dianggap aneh. Justru, praktik ini dipandang sebagai wujud tanggung jawab dan kematangan sosial. Banyak laki-laki Pidie yang baru kembali ke kampung halaman setelah bertahun-tahun, bahkan saat anak mereka telah berusia antara tujuh hingga dua belas tahun. Tulisan ini mengkaji secara lebih dalam tradisi merantau bagi laki-laki di Pidie, dengan menelusuri latar belakang sosiokultural, alasan non-ekonomi, serta dampaknya terhadap ketahanan keluarga dan identitas kultural pada zaman dulu. Sejarah dan Akar Tradisi Merantau di Pidie...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rosadi Jamani Saya kalau lihat Junaida Santi, ingat outside hitter Pink Spider, Jeong Yunju. Mirip walau tak sama. Pemain...
Baca SelengkapnyaDetailsBANDA ACEH - Perempuan Aceh mulai mengambil peran strategis di ruang-ruang publik. Namun, dominasi budaya patriarki masih menjadi tantangan besar....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Rosadi Jamani Tinggalkan sebentar debat ijazah Jokowi, asli apa palsu. Sekarang saya nak cerita, Lucy Guo, bukan Lisa yang...
Baca SelengkapnyaDetails: Oleh : Dr. (Cand) Kaipal Wahyudi, S.j., S.Hum., M.Ag. Mahasiswa Program Doktor Studi Islam, Pascasarjana, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh: Emi Suy Pagi Jakarta pada Minggu, 14 Desember 2025, tidak hanya dibuka oleh langkah kaki warga yang memadati kawasan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Hanif Arsyad Sudah hampir tiga minggu,air kembali bening, tanah kembali tenang—tapi adakah hatimu ikut jernih,atau luka ini hanya kau biarkan berlaluseperti angin yang singgah lalu hilang? Wahai manusia yang sering alpa,bencana ini bukan sekadar berita,ia adalah bisikan lembut dari Rabbmu,teguran yang turun melalui deras sungai,melalui lumpur yang mengikat langkahmu,melalui sunyi malam yang merenggut tidurmu. Bukan Aku yang zalim kepadamu,akulah yang menjaga setiap helaan napasmu.Tapi ketika dunia kau biarkan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Don Zakiyamani Ketika membahas deforestasi, kita sering bahas yang besar. Pembukaan lahan tambang oleh korporasi yang membabat habis hutan....
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com