Oleh : Novita Sari Yahya Sejarah gerakan perempuan Indonesia memperlihatkan dinamika yang tidak linier. Sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama pada...
Read moreDetailsOleh: Ilham Mirsal, MADosen STAI Tapaktuan dan Peneliti Sejarah Lokal “Sejarah bukan sekadar kenangan masa lalu, tetapi petunjuk arah bagi...
Read moreDetailsOleh Rosadi Jamani Kita rehat sejenak dari kisah perang dan kisah korupsi. “Pening palak,” kate budak Pontianak. Nah, kalau kisah...
Read moreDetailsJawaban atas Kritik Akademik terhadap Ibu Bangsa Wajah Bangsa Oleh : Novita Sari Yahya Buku Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa disusun...
Read moreDetailsOleh Rosadi Jamani Tulisan ke-23 Edisi Ramadan. Sebelumnya saya sudah menarasikan kisah Hamzah RA. Sekarang, kisah Hindun yang di luar...
Read moreDetailsOleh : Novita Sari Yahya Pagi itu udara terasa padat oleh lalu lintas dan suara klakson. Matahari belum tepat di...
Read moreDetailsOleh Nurma Dewi Awal Kehidupan dan Latar Belakang Nurwani lahir di Desa Pante Kuyun pada 6 Juni 1973. Kini, di...
Read moreDetailsOleh: Novita Sari Yahya Membaca Sastra Perempuan Indonesia dari 1965 hingga Pascareformasi** Pendahuluan Sastra Indonesia modern kerap menghadirkan perempuan sebagai...
Read moreDetailsOleh: Novita Sari Yahya Penolakan publik terhadap Ayu Aulia sebagai tim kreatif di Kementerian Pertahanan bukanlah sekadar polemik personal yang...
Read moreDetailsOleh Novita Sari Yahya Keputusan saya menerima amanah sebagai National Director Indonesia 2023–2024 bukanlah keputusan spontan. Amanah itu saya terima...
Read moreDetails