Dengarkan Artikel
Oleh : Kang Thohir
Kebudayaan Indonesia itu beragam dan juga bercorak Hindu, Budha, Islam, dan Agama kuno seperti Kapitayan, bahkan sebelum adanya Hindu dan Budha. Ia memuja Sang Hyang Taya, yang berati Tuhan tak bisa dibayangkan, yang tunggal, dan yang ghaib. Bahkan Kapitayan sudah muncul sejak zaman Nabi Adam AS. Bukan hanya Kapitayan saja, ada budaya lainnya seperti Kejawen, Sunda Wiwitan, dan Jawa Dwipa.Mereka memiliki tradisi dan adat masing-masing setiap upacara dan ajarannya.
Benar bahwa Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika, yang berbeda-beda dan beragam, tetapi satu tujuan kehidupan di Nusantara. Maka tak terheran jika semboyan itu diambil dari kitab Sutasoma yang dari bait syair kuno, seorang penyair/penulis dari zamannya Prabu Hayam Wuruk atau raja dari Majapahit.
Dari kebudayaan Hindu dan Budha, sekarang ada kerajaan Mataram Islam, yang bercorak kebudayaan Islam dari Panembahan Senopati atau nama aslinya Danang Sutawijaya, raja Mataram Islam pertama sekaligus pendiri. Hingga Sultan Agung, kerajaan ini memiliki bercorak Islam dan adat tradisional yang bercorak Jawa keraton kasepuhan kesultanan.
📚 Artikel Terkait
Pada akhirnya kerajaan ini mengalami perpecahan oleh konflik keluarga kesultanan Mataram Islam dan intervensi oleh VOC. Di perjanjian Giyanti yang akhirnya kesultanan Mataram Islam terpecah belah menjadi dua wilayah, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Ngayogyakarta.
Bahwa adu domba dan perselisihan itu bisa memecah belah umat manusia. Apalagi di zaman sekarang banyak perselisihan sering terjadi, yaitu provokasi, hasutan, kemunafikan, kedengkian, haus tahta kekuasaan dan juga harta.
Kita harus jaga negeri Pertiwi ini dari penjajahan seperti itu, yang kerap memecah belah bumi Pertiwi ini. Guyub rukun adalah kedamaian yang hakiki, saling menghargai, menguati, memotivasi, mensuport, harmoni, empati, simpati, dan mengayomi. Itulah bentuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), menjaga budaya Nusantara supaya lebih baik lagi/melestarikan dan kondusif. Menegak perdamaian dan kesatuan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, itulah Pancasila. Bersatu kita teguh dan merdeka. Merdeka!
Brebes, 03 Juni 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






