Dengarkan Artikel
Oleh ZamZam Nurahman, S.Pd.
Guru SMK Muhammadiyah 1 (Musa) Cepu
Pendahuluan .
Public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum sering kali dianggap sebagai bakat alami. Padahal, sejatinya, public speaking adalah keterampilan yang dapat dipelajari dan sangat penting dikuasai, terutama bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seperti SMK Muhammadiyah 1 Cepu. Di era globalisasi ini, kemampuan komunikasi yang efektif menjadi salah satu kunci kesuksesan, baik dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial. Sebagaimana dikemukakan oleh Carnegie (1936), “Skill in the art of communication is crucial to a leader’s success. He can accomplish nothing unless he can communicate effectively.” Artinya, tanpa kemampuan komunikasi yang baik, seseorang akan kesulitan mencapai tujuannya.
Public Speaking sebagai Keterampilan Hidup.
Lulusan SMK Muhammadiyah 1 Cepu dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam kedua pilihan tersebut, kemampuan public speaking sangat dibutuhkan. Misalnya, saat wawancara kerja, presentasi proyek, atau berinteraksi dengan rekan kerja. Menurut survey yang dilakukan oleh National Association of Colleges and Employers (NACE, 2023), komunikasi verbal termasuk dalam tiga keterampilan paling dicari oleh perusahaan.
Selain itu, public speaking juga meningkatkan kepercayaan diri. Banyak siswa yang merasa gugup saat harus berbicara di depan umum, namun dengan latihan terus-menerus, hal ini dapat diatasi. Seperti yang diungkapkan oleh Toastmasters International (2020), “Public speaking is not just about speaking well, but about thinking clearly and conveying ideas with confidence.”
Dampak Public Speaking bagi Pengembangan Karir
Di lingkungan profesional, karyawan yang mampu menyampaikan ide dengan jelas cenderung lebih cepat mendapat promosi. Mereka dapat memimpin rapat, meyakinkan klien, atau mewakili perusahaan dalam forum penting. Bagi lulusan SMK Muhammadiyah 1 Cepu yang bergerak di bidang teknik, bisnis, atau akuntan sekalipun, public speaking tetap relevan. Contohnya, seorang teknisi harus mampu menjelaskan kerusakan mesin kepada atasan, memberikan presentasi kepada klien, atau menyampaikan laporan keuangan kepada direksi dengan bahasa yang mudah dipahami.
📚 Artikel Terkait
Public Speaking dalam Kehidupan Sosial
Tidak hanya di dunia kerja, kemampuan public speaking juga berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat menjadi pemimpin organisasi, menyampaikan pendapat di masyarakat, atau bahkan saat berdakwah. Sebagai sekolah berbasis Islam, nilai-nilai keislaman di SMK Muhammadiyah 1 Cepu juga menekankan pentingnya dakwah bil lisan (berdakwah dengan ucapan). Kemampuan berbicara yang baik akan membuat pesan yang disampaikan lebih efektif.
Kesimpulan
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa public speaking bukan sekadar kemampuan tambahan, melainkan kebutuhan dasar di era modern. Oleh karena itu, siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Cepu disarankan untuk terus melatih kemampuan ini melalui kegiatan seperti penyampaian pendapat/opini, debat, dan presentasi di kelas. Sekolah juga dapat memfasilitasi dengan mengadakan pelatihan public speaking atau memasukkan materi soft skills public speaking dalam mata pelajaran tertentu.
Sebagaimana kata Marry Riana, “Berbicaralah dari hati maka ketulusan hati kita akan tersalurkan ke lawan bicara lewat kata- kata” Dengan menguasai public speaking, lulusan SMK Muhammadiyah 1 Cepu tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi pemimpin di masa depan.
Daftar Pustaka
Carnegie, D. (1936). How to Win Friends and Influence People.
NACE. (2023). Job Outlook Survey.
Toastmasters International. (2020). The Art of Public Speaking.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






