🔊
Dengarkan Artikel
Mustiar Ar :
TANAH AIRKU
Jangan rampas pulau kami
Tanah air mulia
Tanah kelahiranku
Di mana aku tumbuh dan besar.
Pulau yang suci, tanah airku
Dengan laut biru, pasir putih
Saling mengasihi dan melindunginya
Dari tangan-tangan jahil.
Jangan rampas hak kami
Atas tanah air kami
Kita ingin hidup dengan damai
Di rumah kami yang tercinta
📚 Artikel Terkait
Pasie karam,05.05.2025
SATU MEJA SATU CINTA
Satu meja satu cinta
Wangikan negeri
Damai abadi di sini
Drien Rampak, 04.06.2025
Mustiar AR penyair Aceh kelahiran
Meulaboh, 15 April 1967. Menulis puisi dan berani mengirim
pertama karya puisi ke media cetak surat kabar harian Taruna baru, Medan – pada 1987, karya puisinya
dimuat media cetak/online lokal dan mancanegara
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






