Kamis, April 23, 2026

Sengketa Terpelihara

Juni 2025

Oleh Tabrani Yunis 

Pulau Panjang, Mangkir Ketek, Mangkir Gadang dan Lipan

Tidak seperti Pulau Sipadan dan Ligitan

Yang durebut Malaysia  karena prinsip pendudukan 

Hingga Indonesia di panggung dunia kehilangan muka dipermalukan

ini pulau- pulau di ujung Aceh yang direbut Sumatera Utara

menjerumuskan Aceh dan Sumatera utara ribut bersengketa

Harus berperang dengan kampung tetangga

Terperosok jauh ke jurang sengketa

Tanah rencong pun harus selalu rela walau menderita dan kecewa

Menyerahkan pulau-pulau ke kampung tetangga

Pulau Panjang, Mangkir Ketek, Mangkir Gadang dan Lipan adalah wajah buruk dan busuk generasi bangsa yang suka bersengketa sesama sebangsa.

Sengketa yang diramu tangan-tangan jahil dan ku’eh di ibu kota negara, Jakarta

Tangan-tangan peminum darah anak bangsa

Yang  suka berpesta pora dengan musik Sengketa 

Mereka tak pernah rela menyelia Aceh yang kaya

Tak pernah bahagia melihat Aceh Makmur Sejahtera 

Senantiasa beruforia dengan Aceh menderita

Maka diadudombakan Aceh dengan Sumatera Utara 

Menggadaikan pulau memelihara sengketa

Pulau Panjang, Mangkir Ketek, Mangkir Gadang dan Lipan adalah Sengketa yang dipelihara

Untuk kepentingan elit penguasa dan pengusaha yang rakus dan loba

Melihat empat pulau begitu memesona 

Lahirkan sengketa yang dipelihara

Agar Aceh tak pernah berdaya 

Apa lagi untuk merdeka 

itu adalah kata untuk berutopia 

Tentang Penulis
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist