POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Menebar Virus Literasi: Menyulut Semangat, Menularkan Perubahan

Gunawan TrihantoroOleh Gunawan Trihantoro
May 2, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Gunawan Trihantoro
Ketua Satupena Blora dan Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah

Meningkatkan literasi di tengah masyarakat bukan perkara sepele.
Kita berhadapan dengan budaya baca yang lemah dan kebiasaan menulis yang minim.

Namun, tidak mudah bukan berarti tidak mungkin.
Sejarah bangsa membuktikan bahwa perubahan besar kerap dimulai dari satu gagasan kecil yang ditularkan dengan tekun.

Hari ini, tantangan literasi datang dari banyak arah.
Gawai menggoda, tontonan mendominasi, dan informasi kilat menggantikan telaah mendalam.

Di desa dan kota, suara buku kerap kalah dari suara notifikasi.
Tulisan panjang dianggap melelahkan, dan membaca dianggap kuno oleh sebagian kalangan.

Namun, dalam keterbatasan inilah para penebar virus literasi mesti mengambil peran.
Kita harus menjelma menjadi pembawa semangat, penular inspirasi, dan penggugah kesadaran.

Virus literasi bukan wabah yang menakutkan, melainkan energi positif yang menular secara senyap.
Ia menyebar lewat satu buku yang dibaca, satu tulisan yang dibagikan, satu diskusi yang dihidupkan.

Kita tidak perlu menunggu menjadi tokoh besar untuk mulai menebarkannya.
Cukuplah menjadi seseorang yang konsisten membacakan cerita untuk anak, menulis catatan harian, atau mengulas buku sederhana di media sosial.

Bahkan satu unggahan ringkas tentang buku bisa menjadi pemantik rasa ingin tahu.
Satu kalimat reflektif bisa memicu diskusi panjang yang bermakna.

Semakin sering kita menebar virus literasi, semakin besar peluang orang lain untuk “terinfeksi”.
Dan setiap orang yang terjangkit akan menjadi mata rantai penyebaran berikutnya.

Gerakan literasi tidak bisa dibangun dengan ceramah semata.
Ia harus hadir dalam tindakan nyata, dalam bentuk keteladanan.

📚 Artikel Terkait

PEMUJA SOLOMON

Memahami Sikap Jan Hwa Diana

Makmeugang di BPPA, Menjalin Silaturahmi Dan Persaudaraan.

Ratapan Anak Pinggir Sungai

Kita tidak bisa menyuruh orang membaca jika kita sendiri enggan membuka buku.
Kita tidak bisa mengajak orang menulis jika kita tak pernah menggoreskan pena.

Literasi tidak sekadar kemampuan mengenal huruf dan membaca kata.
Ia mencakup kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, dan mengekspresikan gagasan secara tertulis maupun lisan.

Inilah mengapa virus literasi perlu disebarkan dari rumah, sekolah, tempat ibadah, hingga ruang publik.
Di mana ada manusia dan kata, di situlah literasi layak dihidupkan.

Para orang tua bisa memulai dengan membacakan buku anak sebelum tidur.
Guru bisa memberi ruang menulis bebas di kelas tanpa menuntut nilai sempurna.

Penyuluh agama bisa menanamkan nilai keilmuan melalui kisah hikmah.
Tokoh masyarakat bisa menghidupkan diskusi warung kopi yang mencerdaskan.

Kita pun bisa membuat sudut baca di rumah, komunitas buku di RT, atau lomba menulis antar kampung.
Semua langkah kecil ini, jika dilakukan bersama, akan menciptakan gelombang perubahan.

Peran media sosial sangat strategis dalam menyebarkan virus literasi masa kini.
Melalui platform digital, pesan literasi bisa menjangkau ribuan orang dalam waktu singkat.

Tantangannya adalah menjaga agar konten literasi tidak sekadar hadir, tapi juga menarik dan menyentuh.
Maka penting bagi para pegiat literasi untuk terus berinovasi dalam menyampaikan pesan.

Kreativitas menjadi kunci utama dalam kampanye literasi yang menyenangkan.
Buku bukan hanya untuk dibaca, tapi bisa dijadikan tema vlog, podcast, atau pertunjukan seni.

Semakin literatif masyarakat kita, semakin siap mereka menghadapi tantangan zaman.
Literasi adalah fondasi dari demokrasi, toleransi, dan kemajuan.

Bangsa besar dibentuk oleh rakyat yang mencintai ilmu dan menghargai gagasan.
Dan itu hanya mungkin jika virus literasi telah menjalar ke seluruh nadi kehidupan sosial kita.

Maka, jangan lelah menebar virus literasi, meski respons awal tak selalu menggembirakan.
Karena satu benih kata bisa menjadi hutan pemikiran di masa depan.

Kita mungkin tak langsung melihat hasil dari upaya hari ini.
Namun sejarah akan mencatat mereka yang pernah menyalakan cahaya di tengah kegelapan.

Dalam dunia yang makin bising oleh hoaks dan sensasi, suara literasi harus lebih lantang bergema.
Bukan untuk mengalahkan, tapi untuk menyadarkan dan mencerahkan.

Mari menjadi bagian dari gerakan menebar virus literasi, sekecil apa pun peran kita.
Karena perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah sederhana, yang dilakukan dengan cinta dan keyakinan. (*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Revitalisasi Pelajaran Sejarah dan Geografi Dalam Pendidikan kita

Revitalisasi Pelajaran Sejarah dan Geografi Dalam Pendidikan kita

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00