POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Makmeugang di BPPA, Menjalin Silaturahmi Dan Persaudaraan.

Redaksi by Redaksi
April 13, 2021
in Aceh, BPPA, jakarta, Makmeugang, POTRET Budaya
0

Oleh  Cut Putri Alyanur di Jakarta
Makmeugang adalah sebuah kegiatan tradisi pada masyarakat Aceh yang dilaksanakan dengan menyembelih sapi, kerbau atau kambing untuk dikonsumsi olahan dagingnya sebagai masakan khas, bersama keluarga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, atau menjelang hari raya Idul fitri, ataupun juga sehari menjelang hari raya Idul Adha.
Masyarakat yang tidak berkesempatan menyembelih sendiri hewannya, cukup dengan membelinya saja di pasar daging, sesuai keinginan. 
Sie Leumo (daging Sapi) sie kebeue ( daging kerbau) atau sie kameng( daging kambing) atau juga manok ( ayam) dan itek ( Itik) juga terkadang menjadi hidangan sie Makmeugang sebuah keluarga. 
Untuk masyarakat Aceh yang berdomisili di Aceh, kegiatan tradisi yang sangat khas ini, bisa dilihat dan dirasakan syiarnya di seluruh sudut nanggroe ( negeri), namun, bagaimanakah dengan masyarakat dan warga Aceh yang berada jauh dari keluarga dan sanak saudara di perantauan? 
Ingat dan rindukah kita akan tradisi budaya Aceh yang lekat dengan acara silaturahmi ini? 
Lazimnya, makan bersama hidangan khas meugang, kerap didahului dengan saling bermaafan kepada sanak keluarga, ibu, ayah, karib kerabat dalam suasana ikhlas dan syukur untuk saling membantu, menerima. 
“Sudah pastilah, semua bani Aceh di perantauan sangat menanti suasana makmeugang ini, kata bu Yanti”, didampingi bu Melda dan bu Rita, yang menjadi relawan tim masak sie rendang makmeugang BPPA, yang juga dikenal sebagai juara merandang Tingkat Nasional 2019 di TMII.
Tak hanya sie rendang, variasi sajian makmeugang lainnya adalah, nikmatnya olahan karya bu Noni, berupa nasi briyani dan lincah ( rujak) Sultan Aceh, yang bahannya berupa buah segar seperti anggur, pir, pepaya dan diwarnai harumnya mangga kuini. 
Ternyata, makmeugang di perantauan menjadi rindu lain dalam melaksanakan tradisi budaya Aceh agar lestari tak lekang oleh waktu. 
Begitu pulalah makmeugang yang dilaksanakan oleh keluarga besar Badan Penghubung Pemerintah Aceh ( BPPA) di Jakarta, yang melaksanakan makmeugang secara bersama, Senin, (12/4/2021) 
Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA ) Almuniza Kamal, SSTP, MSI. dalam pesan moral menyambut Ramadan menyampaikan , makmeugang kita di perantauan ini terasa bernas dan 
indah, karena suasana silaturahmi dan persaudaraan menjadi pengikat bagi seluruh keluarga BPPA. 
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1442 H.


Baca Juga
  • 01
    POTRET Budaya
    RAMADHAN TELAH TIBA
    15 Mar 2023
  • Makmeugang di BPPA,  Menjalin Silaturahmi Dan Persaudaraan. - 8517d6e7 0f39 4fca 9762 24aaffe4ff4c | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Sri Wahyuni, Guru MAN 6 Aceh Utara Menulis Buku Cerita Anak
    20 Feb 2024
Previous Post

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MASYARAKAT DI TENGAH PANDEMI

Next Post

DIGITAL MARKETING, KEBIASAAN MILENIAL GAMPONG LENGKONG

Next Post

DIGITAL MARKETING, KEBIASAAN MILENIAL GAMPONG LENGKONG

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah