Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
–‐————‐—————————————–
Rabu, 30/4/2025 (Edisi 1035)
“KALAU SAJA Hasan Nasbi mengundurkan diri sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) terjadi di masa Jokowi, maka sudah dapat dibayangkan bagaimana riuhnya orang-orang di luar sana. Para pengamat akan sibuk mengobral opini bahwa Istana sudah pecah. Orang semacam Rocky Gerung akan menjadi tamu terhormat di saluran-saluran telivisi swasta untuk membual. Tapi karena mundurnya Kepala PCO di saat Prabowo berkuasa Nasbilah yang dianggap sedang terjerat masalah. Tapi inilah Indonesia yang digadang-gadang sudah siap menyongsong Indonesia Emas, namun hukumnya tidak berdaya menghadapi ulah Roy Suryo cs. Bila saja mundurnya Hasan Nasbi harus diartikan negara sedang bermasalah mestinya yang harus dipersoalkan kenapa preman berseragam Ormas begitu berkuasa di negeri ini? Bukankah itu masalah bangsa? Pantaskah oknum Polisi merampas kenderaan warga di jalan raya serta menendang rakyat di depan umum? Itukah pelindung rakyat? Atau mengapa ada personil TNI merasa ketua Ormas lebih berwibawa dari mereka..?”
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






