POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pulang untuk Lebaran

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
March 28, 2025
Tags: #cerpen
Pulang untuk Lebaran
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Jujur, saya yang nulis ini meneteskan air mata. Semoga kalian kuat nahan tangisan. Bila tak kuat, siapkan tisu segulung. Inilah cerita base on true story.

Fitri melangkah pelan di jalanan berbatu menuju rumah tua yang sudah bertahun-tahun hanya ia lihat lewat layar ponsel. Sepuluh tahun di Taiwan, bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga, melewati hari-hari penuh rindu demi menyambung hidup keluarganya di desa kecil di Jawa Tengah. Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Ia pergi saat adik-adiknya masih bermain di halaman rumah, kini mereka sudah hampir selesai sekolah berkat kiriman uangnya setiap bulan.

Fitri menahan napas di depan pintu kayu yang catnya mulai terkelupas. Tangannya bergetar saat mengetuk pelan. Pintu berderit terbuka, memperlihatkan sosok wanita tua dengan kerutan di wajahnya yang kian dalam. Ibunya. Tapi sang ibu tidak mengenalinya.

“Ibu, maaf… saya dari yayasan, mau minta sumbangan untuk anak yatim piatu jelang lebaran.” Fitri menyodorkan map dengan suara bergetar. Wajahnya tertutup masker, hanya matanya yang terlihat, mata yang mulai basah oleh genangan air mata.

Ibunya menatapnya dengan ragu, kemudian mempersilakan masuk. “Duduk sebentar, ya. Tunggu Bapak di belakang.”

Fitri duduk di tikar usang di ruang tamu. Tak lama, suara langkah kaki terdengar. Sosok lelaki tua dengan rambut memutih dan tubuh kurus masuk ke ruangan. Wajahnya kaku, matanya sayu, seperti menanggung beban hidup yang terlalu berat. Itu bapaknya.

“Bapak, ini ada tamu minta sumbangan,” ucap sang ibu.

Si bapak merogoh sakunya yang hampir kosong. Ia mengeluarkan selembar uang sepuluh ribuan yang sudah lecek, menyodorkannya dengan tangan gemetar. “Maaf ya, cuma ini yang Bapak punya…”

📚 Artikel Terkait

Mahasiswa Yang Tersesat Di Belantara Kampus

KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK, SEBUAH REPRESENTASI KRISIS IDENTITAS

Revolusi Gen Z Dari Nepal

GSI Aceh Melaju ke 16 Besar Nasional

Fitri menerima uang itu dengan tangan bergetar. Air matanya mulai tak tertahan. Perlahan ia melepas maskernya. Napas bapaknya tercekat. Ibunya memperhatikan lekat-lekat wajah itu, garis wajah yang tak asing. Mata yang penuh kerinduan.

“Bu… Pak… ini aku…”

Ibunya terlonjak, tangannya menutupi mulut. “Fitri…? Fitri anakku…?”

Air mata mulai membanjiri pipi tuanya. Fitri mengangguk, lalu merosot ke lantai, bersimpuh di kaki orang tuanya. “Maaf, Bu… Pak… aku pulang… Aku kangen…”

Sang bapak terduduk, matanya membelalak tak percaya. Tubuhnya mulai bergetar, lalu menangis dalam diam. Ibunya langsung memeluk Fitri, menangis keras, tubuhnya terguncang.

“Anakku… anakku pulang…” Suara ibunya pecah, memeluk tubuh Fitri yang juga terisak.

Fitri menggenggam tangan bapaknya yang kasar dan keriput. “Maafkan aku, Pak… Aku terlambat pulang…”

Bapaknya menggeleng, menahan tangis yang akhirnya pecah. “Kamu nggak pernah terlambat, Le… Kamu pulang, itu sudah cukup…”

Tangisan memenuhi ruang sempit itu. Tiga sosok yang saling merindukan, akhirnya bertemu kembali dalam dekapan yang penuh cinta.

Fitri menatap wajah bapak dan ibunya yang penuh air mata. Ia tahu, tak ada tempat seindah pelukan orang tua. Tak ada kebahagiaan sebesar bisa pulang, meski setelah sekian lama.

Beruntung buat kalian masih punya ayah dan ibu. Masih bisa merasakan pelukan hangat keduanya. Masih bisa memberinya THR. Masih bisa bermanja ria. Tidak bagi yang semua telah tiada. Hanya bisa berdoa di atas makam mereka. Berdoa untuk mereka agar tenang du alam sana. Selamat bagi yang mudik, semoga selamat sampai tujuan. Selamat lebaran, mohon maaf lahir dan batin buat semua follower saya.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #cerpen
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00