Puisi

Puisi Anto Narasoma

21 Agustus 2026
Oleh: Anto Narasoma

*TIDURLAH ANAKKU*

tidur, tudurlah anakku

cuaca di sekelilingmu mendekap kasih 

ketika tepian jalan menyuarakan peristiwa kemerdekaan kita

o, benarkah suara bung karno di  pagi ini masih meletupkan semangat juangmu, anakku?

sebab,

kau tinggalkan pintu sekolah itu sendirian tanpa sahabatmu di hari depan

di pertigaan jalan pintas yang kau geluti sehari-hari, 

telah meleburkan angka-angka matematika di ujung nasib kehidupanmu

benarkah suara bung karno telah melepaskan beban jajahan atas kemiskinanmu, anakku?

maka tidurlah, anakku

tepian jalan ini 

adalah surga yang menelantarkan masa depanmu

bisa kau raba

angka-angka perusahaan tambang yang jauh panggang dari api

karena poin kelima pancasila hanya ilustrasi yang disebut-sebut sebagai ladang proklamasi yang menelantarkan nasibmu di atas tumpukan sampah ini, anakku

Palembang, 17 Agustus 2026

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Tentang Penulis
Anto Narasoma
Media Perempuan Kritis dan Cerdas

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir