Esai · Potret Online

Belajar Media di Jawa Pos dan JTV

Penulis Muhammad Riduwan
Mei 17, 2026
2 menit baca 8
b5bdbc04-7427-41fd-b695-fa6e591aae85
Foto / IlustrasiBelajar Media di Jawa Pos dan JTV
Disunting Oleh

Oleh : Muhammad Riduwan

Pengalaman belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sunan Gresik, pembelajaran juga dapat diperoleh melalui kunjungan langsung ke industri media. 

Hal itulah yang tergambar dalam kegiatan kunjungan edukatif mahasiswa Ilmu Komunikasi ke kantor Jawa Pos dan JTV yang dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026, di Surabaya.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan pendampingan langsung dari dosen serta Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi. Kehadiran para dosen dan kaprodi tidak hanya menjadi bentuk pengawasan akademik, tetapi juga memberikan arahan agar mahasiswa mampu memahami keterkaitan antara teori komunikasi dengan praktik dunia media secara nyata. 

Sejak memasuki kantor Jawa Pos, mahasiswa disuguhkan suasana redaksi yang dinamis dan penuh aktivitas. Para jurnalis terlihat sibuk memantau perkembangan informasi, melakukan koordinasi, hingga menyusun berita yang akan dipublikasikan. 

Dari pengalaman itu, mahasiswa mulai memahami bahwa dunia jurnalistik menuntut kecepatan, ketelitian, serta tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke studio JTV. Di tempati ni, mahasiswa mendapat kesempatan melihat secara langsung proses produksi siaran televisi, mulai dari pengaturan kamera, pencahayaan, ruang kontrol, hingga proses penyiaran program. 

Pengalaman tersebut memberikan pemahaman baru bahwa tayangan televisi yang terlihat sederhana di layar sebenarnya melibatkan kerja tim yang sangat kompleks dan terstruktur. Kegiatan kunjungan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa komunikasi. 

Dunia media terus berkembang mengikuti arus digitalisasi, sehingga mahasiswa perlu memahami kondisi lapangan secara langsung agar tidak hanya terpaku pada teori. Pendampingan dosen dan kaprodi juga menjadi nilai tambah karena mahasiswa dapat berdiskusi langsung mengenai tantangan industri media serta peluang karier di bidang komunikasi.

Selain menambah wawasan, perjalanan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Mereka belajar bahwa komunikasi bukan sekadar kemampuan berbicara atau tampil di depan publik, melainkan tentang bagaimana menyampaikan informasi secara tepat, akurat, dan bertanggung jawab. 

Kunjungan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sunan Gresik ke Jawa Pos dan JTV akhirnya menjadi pengalaman akademik yang berkesan. Dengan pendampingan dosen dan kaprodi, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang dunia media, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk menjadi insan komunikasi yang profesional, kreatif, dan berintegritas di masa depan.

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan esai ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi memberikan ruang ekspresi tanpa intervensi isi.
Tentang Penulis
Muhammad Riduwan
Majalah Perempuan Aceh
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...