Opini · Potret Online
The End of Ideology

Foto / IlustrasiThe End of Ideology
The End of Ideology (1960) karya Daniel Bell bukan sekadar buku politik; ia adalah otopsi atas fanatisme ideologis abad ke-19 dan awal abad ke-20. Bell tidak mengatakan bahwa “ide sudah mati”, melainkan bahwa ideologi besar yang total, utopis, dan revolusioner telah kehilangan daya pikatnya di masyarakat industri maju. Dari sana, kita bisa menarik nilai-nilai moral dan sosial yang mendasarinya.
Lalu bagaimana relevansi buku tersebut dengan situasi geopolitik hari ini? Simak ulasan singkatnya.
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Artikel ini merupakan tulisan opini. Isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi Redaksi Potret Online.
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...












