SAJAK AFNAN MALAY
aku terpekur
gerak tubuhnya
lentur
tarian-tarian peneguh sukma
membayang-bayang tumbuh
dalam tiap kerdipan matanya
hening sejenak penari beranjak
mendekat, “kau lihat merah bunga-
bunga kemboja ketika jari-jariku
kulempar ke angkasa rendah?”
aku mengangkat bahu
jawabku, “tanganmu:
seperti dahan-dahan
jatuh terkulai.”
kedua matanya kerdipan
layu dahan-dahan, “penahan
bunga-bunga kemboja rantas
dipapras siapa?”
Baca Juga
ku sela, tarian-tarianmu
bayang-bayang tumbuh
jangan berkeluh
mengaduh
25 Desember, 2025























Diskusi