Senin, April 20, 2026

Air yang Mengambil Jalan

Desember 2025
Oleh: Redaksi

Karya Almira Sartika

Siswa SMAN 1 Lhokseumawe

Air datang dari mana-mana,
mengalir cepat di sepanjang jalan
sampai tidak ada lagi tanah
yang bisa terlihat.

Rumah-rumah mulai dikelilingi air,
perlahan tapi terus naik.
Orang-orang berdiri di depan pintu,
memantau tinggi air
sambil saling bertanya
apakah ini akan berhenti
atau justru tambah naik.

Motor-motor dipindahkan tergesa,
beberapa sudah terendam setengah,
beberapa lain ditinggalkan saja
karena arus terlalu kuat
untuk mendekatinya.

Di sudut gang,
ada barang-barang yang hanyut:
ember, sandal, pot bunga,
hal-hal kecil yang biasanya sepele
tapi hari itu terasa berarti
ketika mulai terbawa air.

Langit tetap muram,
hujan turun putus sambung,
dan Aceh jadi lebih sunyi
dari biasanya.
Hanya suara air
yang terus bergerak
tanpa peduli siapa yang repot.

Meski begitu,
ada orang yang membantu menarik barang,
ada yang membagikan plastik,
ada yang sekadar memanggil
untuk memastikan semua aman.
Dalam keadaan kacau seperti itu,
justru terlihat jelas
bahwa kami saling jaga.

Banjir hari itu
bukan cerita heroik—
hanya hari di mana air
mengambil alih jalan,
dan kami mencoba bertahan
sebaik mungkin.

Lhokseumawe, 6 Desember 2025

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist