POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Ketika Sungai Mengambil Kembali yang Pernah Kita Abaikan

RedaksiOleh Redaksi
November 28, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Dr Tgk M Adli Abdullah

Hujan tak henti-henti sejak beberapa hari terakhir. Langit serasa tak memberi jeda, dan air datang dari segala arah. Listrik padam. Internet hilang. Aceh kembali sunyi dalam gelap dan ketidakpastian.

Pada Kamis pagi, 27 November 2025, saya memberanikan diri menuju Pesantren Najmul Hidayah Al Aziziyah, Meunasah Subung, Cot Meurak, Samalanga, dayah yang bangunannya viral di media sosial karena ambruk terseret arus sungai. Bukan untuk melihat reruntuhan semata, tetapi mencari kabar tentang anak-anak yang tinggal di sana, serta memastikan sejauh apa kerusakan akibat luapan Krueng Batee Iliek.

Di Samalanga dan sekitarnya, listrik dan internet masih lumpuh total. Tak ada informasi selain kabar dari warga yang ditemui di sepanjang jalan. Rumah-rumah terendam, jembatan putus, dan kemacetan panjang mengular. Saya bergerak pelan, berpindah dari satu jalan alternatif ke jalan lainnya, mencoba menemukan jalur yang masih mungkin dilalui.

Pukul 13.30, saya tiba di Dayah Najmul Hidayah. Dari dekat, pemandangannya lebih menyayat dari yang terlihat di video-video singkat di media sosial. Tiga blok bangunan runtuh, luluh bagai tanah yang tak lagi sanggup menahan luka. Padahal jaraknya sekitar 30 meter dari pinggiran sungai, lengkap dengan pengamanan batu gajah. Kita tahu, proyek ini pernah bermasalah pada 2018, volumenya kurang, ukuran batunya tidak sesuai standar. Sungai akhirnya menunjukkan konsekuensi dari pekerjaan yang tak dirawat kualitasnya.

📚 Artikel Terkait

PENYAIR DI RUANG TUNGGU ITU PUN BERPULANG

Palestina, dan Kilas Balik Sejarah Heroisme Mahasiswa UII Yogyakarta

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU

Dijajah, Dikorupsi, Tak (juga) Bangkrut

Para santri berkumpul di masjid dan satu blok bangunan yang tersisa di sampingnya. Mereka tidak makan sejak pagi dan tidak memiliki apa pun kecuali pakaian yang menempel di badan. Sebagian tampak bingung, sebagian lain mencoba tetap tegar. Kerugian dari runtuhnya tiga blok asrama itu diperkirakan mencapai lebih dari 12 miliar rupiah.

Pimpinan dayah khawatir rumahnya akan menjadi korban berikutnya. Pengaman sungai sudah hilang total. Jika bukan karena pondasi bangunan yang cukup kuat masih tertancap ke tanah, dan puing-puing runtuhan yang menahan hantaman air, mungkin masjid dan rumah beliau juga ikut terseret.

Untungnya, saya membawa beberapa bungkus roti dari Banda Aceh. Di tengah kondisi begitu genting, makanan sederhana itu menjadi penyelamat sementara yang dinikmati bersama.

Ternyata bukan hanya pesantren yang digerogoti air. Masjid Jamik Cot Meurak juga amblas ke sungai padahal jaraknya sekitar 100 meter dari bibir aliran. Lagi-lagi, penyebabnya sama, proyek pengamanan sungai Batee Iliek yang dibangun asal jadi pada 2016, dan kini jebol tanpa daya menahan tekanan air.

Menjelang malam, saya kembali ke Banda Aceh. Perjalanan pulang ditemani gelap, dingin, dan suara air yang terus mencari jalannya sendiri. Pukul 23.00 saya tiba di rumah, membawa pulang satu pertanyaan yang terus menggantung.
Berapa banyak lagi bangunan, pesantren, masjid, dan rumah warga yang harus hilang sebelum kita benar-benar serius membangun dengan kualitas, bukan sekadar formalitas?

Sungai telah mengambil kembali apa yang pernah kita abaikan. Semoga kita tidak menunggu bencana berikutnya untuk belajar bahwa pembangunan yang buruk bukan hanya soal anggaran, tetapi soal nyawa, ruang belajar, tempat ibadah, dan masa depan generasi kita.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Nada-Nada Alam yang Membentuk Kekuatan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00