POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Mengenal Agen Mossad Israel

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
June 19, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Perang Iran vs Israel masih berlangsung. Jangankan ngaku kalah, seri pun belum ada. Di balik perang ini, orang selalu mengkaitkannya dengan agen Mossad. Benarkah spionase Mossad sejajar dengan CIA maupun GRU (Rusia), yok kita kenalan sambil menikmati kopi di Nordu 2 Jalan Ujung Pandang Pontianak.

Tak ada yang benar-benar mengenal agen Mossad. Bahkan mungkin dirinya sendiri pun tak yakin siapa dia hari ini. Dia bisa bangun pagi sebagai pemuda Uzbekistan berjualan karpet, makan siang sebagai manajer logistik asal Belgia, dan malam harinya mencabut nyawa target di Teheran hanya dengan tusukan peniti. Di KTP-nya ada 12 nama. Di dompetnya 6 paspor. Di punggung tangannya ada tato yang hanya bisa dibaca saat bulan purnama. Inilah Mossad, organisasi intelijen Israel yang lebih rahasia dari isi hati mantan.

Lahir pada 1949 dari rahim paranoid negara muda bernama Israel, Mossad, singkatan dari HaMossad leModi’in uleTafkidim Meyuhadim, bukan cuma lembaga mata-mata. Ia adalah sekte filsafat modern, tempat di mana kebenaran dan kebohongan dikunyah bersama dalam sepiring hummus sambil merencanakan kudeta kecil-kecilan. Mossad tidak hanya mengintai, tapi juga mengatur bagaimana dunia akan mengintai balik. Mereka bukan bayangan. Mereka adalah pencipta cahaya yang membuat bayangan itu ada.

Di dalam Mossad ada divisi-divisi aneh yang terdengar seperti nama-nama band indie. Ada Caesarea, Tzomet, Lapid, Tevel, Keshet. Tapi jangan salah. Ini bukan grup vokal. Caesarea misalnya, bukan kota kuno di Israel, tapi unit khusus yang bertugas membunuh dengan gaya artistik. Senjata mereka bisa berupa bom dalam pasta gigi, racun di lip balm, atau senapan dengan peluru yang hanya bisa ditembakkan jika mood penembaknya bagus. Divisi lain, Tzomet, spesialis rekrutmen agen. Mereka mencari orang yang bisa bicara lima bahasa, mengganti wajah dengan makeup, dan tetap tenang saat disuruh menyusup ke pesta ulang tahun ayatollah.

Agen Mossad adalah hasil kawin silang antara mata-mata dan seniman. Mereka bisa menyusup ke pabrik senjata Iran dengan menyamar sebagai tukang kebun. Bisa tinggal lima tahun di Damaskus sebagai guru musik. Bisa menyelundupkan drone tempur ke Iran lewat koper berisi lingerie dan basreng. Mereka tak butuh tepuk tangan. Bahkan laporan mereka saja kadang dibakar setelah dibaca. Eksistensi mereka bukan untuk diketahui, tapi untuk dibicarakan dengan nada bisik-bisik paranoid.

📚 Artikel Terkait

Mengamati Modus Pengemis di Banda Aceh

Kembalikan Malam

Akhirnya Bersama, Hanya Kerjasama yang Selamatkan Kami

Penetapan Jembatan Ampera sebagai Wahana Wisata Perlu Ditinjau Ulang

Operasi mereka sering kali terdengar seperti dongeng berdarah. Tahun 1960, mereka menculik Adolf Eichmann, arsitek Holocaust, dari Argentina, membawanya ke Israel dengan nama palsu, dan membuatnya mengaku dosa sebelum sarapan. Tahun 1976, mereka menyelamatkan 100 sandera di Entebbe, Uganda, dalam operasi militer paling absurd yang pernah ditulis dalam buku sejarah. Baru-baru ini, mereka diduga membunuh ilmuwan nuklir Iran hanya dengan robot berkamera, Wi-Fi, dan, entah kenapa, lagu Britney Spears yang dimainkan terus-menerus di radio mobil korban.

Namun bukan berarti Mossad tak pernah gagal. Di Turki, 15 agen mereka ditangkap gara-gara terlalu sering nongkrong di kafe Palestina. Di Iran, ada agen yang tertangkap cuma karena salah tato, harusnya gambar zodiak Leo, eh malah logo Maccabi Haifa. Tapi gagal bagi Mossad hanyalah jeda sebelum operasi lebih gila berikutnya.

Karena Mossad bukan organisasi biasa. Ia adalah dongeng modern yang ditulis dengan tinta tak terlihat, dibaca lewat CCTV, dan disampaikan dalam desas-desus paling sunyi. Jika CIA adalah polisi dunia, Mossad adalah ilusi optik, sampeyan pikir dia tidak ada, tapi dia sudah mencatat plat nomor motormu sejak kamu bangun tidur. Saat kisanak merasa sendirian di halte tengah malam, mungkin direk (anda) memang sendirian. Tapi mungkin juga ente sedang diawasi oleh agen Mossad yang sedang menyamar sebagai tiang listrik.

Oh iya, jangan lupa nanti pukul 23.00, Timnas Voli kita akan menghadapi tuan rumah, Bahrain.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Teungku Muhammad Daud Beureueh (1899-1987) sebagai Pahlawan Nasional

Teungku Muhammad Daud Beureueh (1899-1987) sebagai Pahlawan Nasional

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00