POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence

Gunawan TrihantoroOleh Gunawan Trihantoro
May 24, 2025
Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Gunawan Trihantoro
Ketua Satupena Kabupaten Blora dan Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah

Di tengah riuhnya era Artificial Intelligence (AI), hadirnya sosok Bunda Literasi menjadi harapan baru dalam menghidupkan budaya baca dan tulis yang nyaris terlindas gelombang digitalisasi.

Ketika teknologi semakin mendominasi ruang hidup manusia, literasi tak lagi sekadar soal membaca buku, tapi juga kemampuan menyaring informasi, memahami konteks, dan mengolahnya menjadi pengetahuan yang bijak guna.

Dengan dilantiknya Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI. sebagai Bunda Literasi Kabupaten Blora, kita menyaksikan tonggak penting dalam sejarah gerakan literasi lokal. Ini bukan hanya seremoni, tapi simbol dari kesungguhan untuk menyalakan cahaya di tengah zaman yang sarat distraksi.

Kita patut bangga atas momen bersejarah ini. Sebab dari tangan Bunda Literasi, semangat membaca akan menjalar ke pelosok desa, menyentuh anak-anak, kaum ibu, hingga lansia yang haus akan ilmu dan cerita.

Di era AI, masyarakat tak cukup hanya pandai menggunakan gawai. Mereka harus cerdas memilah informasi, kritis menelaah konten, dan kreatif menulis narasi. Di sinilah peran Bunda Literasi menjadi sangat vital.

Ia menjadi figur inspiratif yang mendekatkan buku ke pangkuan anak, membuka cakrawala lewat dongeng, dan menyulam nilai-nilai kehidupan melalui aksara yang sederhana namun membekas.

📚 Artikel Terkait

Kesopanan (dalam) Dunia Tulis

Pengadilan Tom Lembong, Antara Tegaknya Hukum, Nurani dan Kebijaksanaan Bangsa

RENUNGAN DIRGAHAYU RI KE 72 TAHUN (Kerinduan Akan Ulama Berjiwa Pemimpin)

Dari Panggung Media ke Kursi Kekuasaan: Pelajaran Bangsa tentang Memilah Popularitas dan Integritas

Teknologi mestinya tak menjadi penghalang, tetapi jembatan untuk menumbuhkan literasi. Dan Bunda Literasi adalah penjaga jembatan itu, memastikan setiap anak menyeberang dengan selamat menuju masa depan.

Perpustakaan bisa berbasis digital, tapi semangat membaca tetap harus menyala. AI dapat menjawab banyak pertanyaan, tetapi manusia literat akan tahu pertanyaan mana yang bermakna untuk diajukan.

Dengan dilantiknya Hj. Ainia Shalichah, hadir optimisme baru, bahwa teknologi dan tradisi bisa berjalan beriringan, saling melengkapi, bukan bertentangan. Buku dan AI bisa menjadi sahabat dalam proses belajar.

Bunda Literasi bukan hanya penggerak kegiatan baca tulis. Ia adalah simbol keberpihakan pada masa depan, pada anak-anak yang kelak akan menghadapi dunia yang jauh lebih kompleks daripada hari ini.

Ia adalah sosok yang mengajak para ibu menghidupkan cerita di rumah, mendorong komunitas membuat taman baca, dan memeluk guru-guru yang sedang berjuang menghidupkan literasi di kelas.

Gerakan literasi yang digawangi oleh Bunda Literasi akan memperkuat daya tahan masyarakat Blora terhadap hoaks, radikalisme, dan budaya instan yang mengikis nalar kritis.

Dengan literasi yang kuat, warga Blora tidak hanya pintar membaca, tapi juga bijak bersikap, cerdas bermedia, dan produktif dalam mencipta. Inilah transformasi sosial yang diharapkan hadir dari gerakan literasi.

Bunda Literasi adalah wajah kasih yang membimbing tanpa menggurui, memotivasi tanpa memaksa. Ia menjelma jembatan antara generasi, antara tradisi dan inovasi, antara harapan dan kenyataan.

Mari kita dukung kiprah Hj. Ainia Shalichah sebagai Bunda Literasi Kabupaten Blora. Karena masa depan bangsa ini tidak hanya dibentuk oleh algoritma, tetapi juga oleh karakter, wawasan, dan kemanusiaan yang dibangun melalui literasi. (*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share6SendShareScanShare
Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro

Gunawan Trihantoro adalah seorang penulis kelahiran Purwodadi tahun 1974. Ia merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang mulai aktif menulis sejak masa kuliahnya. Karya-karyanya telah terbit di berbagai media cetak dan online. Gunawan aktif dalam berbagai komunitas kepenulisan, termasuk Satupena, Kreator Era AI, dan Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah. Selain itu, ia juga berkontribusi sebagai penulis buku-buku naskah umum keagamaan dan moderasi beragama di Kementerian Agama RI selama periode 2022–2024. Hingga kini, Gunawan telah menghasilkan puluhan buku, baik sebagai penulis tunggal maupun penulis bersama, yang memperkuat reputasinya sebagai salah satu penulis produktif di bidangnya.

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Ayo Berbuat Baik, Ayo Berguru Kepada Alam Semesta‎

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00