POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Duta Literasi

Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Mei 24, 2025
in Duta Literasi, Literasi, pegiat literasi
0
Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - 2025 05 24 16 02 20 | Duta Literasi | Potret Online

Oleh Gunawan Trihantoro
Ketua Satupena Kabupaten Blora dan Sekretaris Kreator Era AI Jawa Tengah

Di tengah riuhnya era Artificial Intelligence (AI), hadirnya sosok Bunda Literasi menjadi harapan baru dalam menghidupkan budaya baca dan tulis yang nyaris terlindas gelombang digitalisasi.

Baca Juga
  • 01
    Edukasi
    Membangun Semangat Literasi di SDN Kuta Batee Trienggadeng
    28 Agu 2017
  • 02
    Aceh
    Perpustakaan Aceh Kekurangan Koleksi Literasi Tentang Aceh
    10 Okt 2023

Ketika teknologi semakin mendominasi ruang hidup manusia, literasi tak lagi sekadar soal membaca buku, tapi juga kemampuan menyaring informasi, memahami konteks, dan mengolahnya menjadi pengetahuan yang bijak guna.

Dengan dilantiknya Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI. sebagai Bunda Literasi Kabupaten Blora, kita menyaksikan tonggak penting dalam sejarah gerakan literasi lokal. Ini bukan hanya seremoni, tapi simbol dari kesungguhan untuk menyalakan cahaya di tengah zaman yang sarat distraksi.

Baca Juga
  • Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - 90b51e89 33eb 4bae 9fd5 f0904fe16de1 | Duta Literasi | Potret Online
    Literasi
    Pelukis Kaligrafi Cina Muslim Malaysia akan Meriahkan Pameran IMLF Dua di Padang
    17 Apr 2024
  • Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - c24c2537 6e24 4138 9a1a 13d0d5ef4515 | Duta Literasi | Potret Online
    Artikel
    Dilema dan Kesenangan Hati Seorang Guru
    06 Apr 2024

Kita patut bangga atas momen bersejarah ini. Sebab dari tangan Bunda Literasi, semangat membaca akan menjalar ke pelosok desa, menyentuh anak-anak, kaum ibu, hingga lansia yang haus akan ilmu dan cerita.

Di era AI, masyarakat tak cukup hanya pandai menggunakan gawai. Mereka harus cerdas memilah informasi, kritis menelaah konten, dan kreatif menulis narasi. Di sinilah peran Bunda Literasi menjadi sangat vital.

Baca Juga
  • Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - 42B38356 92BB 475E A9A6 D6B7B2AB9359 scaled | Duta Literasi | Potret Online
    Artikel
    Membangun Gairah Belajar Sejarah
    24 Jun 2022
  • Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - AD326FA9 2922 4F96 9FE1 EC12116EDCA6 | Duta Literasi | Potret Online
    Anak Cerdas
    Pentingnya Peran Ibu Dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak
    22 Jan 2023

Ia menjadi figur inspiratif yang mendekatkan buku ke pangkuan anak, membuka cakrawala lewat dongeng, dan menyulam nilai-nilai kehidupan melalui aksara yang sederhana namun membekas.

Teknologi mestinya tak menjadi penghalang, tetapi jembatan untuk menumbuhkan literasi. Dan Bunda Literasi adalah penjaga jembatan itu, memastikan setiap anak menyeberang dengan selamat menuju masa depan.

Perpustakaan bisa berbasis digital, tapi semangat membaca tetap harus menyala. AI dapat menjawab banyak pertanyaan, tetapi manusia literat akan tahu pertanyaan mana yang bermakna untuk diajukan.

Dengan dilantiknya Hj. Ainia Shalichah, hadir optimisme baru, bahwa teknologi dan tradisi bisa berjalan beriringan, saling melengkapi, bukan bertentangan. Buku dan AI bisa menjadi sahabat dalam proses belajar.

Bunda Literasi bukan hanya penggerak kegiatan baca tulis. Ia adalah simbol keberpihakan pada masa depan, pada anak-anak yang kelak akan menghadapi dunia yang jauh lebih kompleks daripada hari ini.

Ia adalah sosok yang mengajak para ibu menghidupkan cerita di rumah, mendorong komunitas membuat taman baca, dan memeluk guru-guru yang sedang berjuang menghidupkan literasi di kelas.

Gerakan literasi yang digawangi oleh Bunda Literasi akan memperkuat daya tahan masyarakat Blora terhadap hoaks, radikalisme, dan budaya instan yang mengikis nalar kritis.

Dengan literasi yang kuat, warga Blora tidak hanya pintar membaca, tapi juga bijak bersikap, cerdas bermedia, dan produktif dalam mencipta. Inilah transformasi sosial yang diharapkan hadir dari gerakan literasi.

Bunda Literasi adalah wajah kasih yang membimbing tanpa menggurui, memotivasi tanpa memaksa. Ia menjelma jembatan antara generasi, antara tradisi dan inovasi, antara harapan dan kenyataan.

Mari kita dukung kiprah Hj. Ainia Shalichah sebagai Bunda Literasi Kabupaten Blora. Karena masa depan bangsa ini tidak hanya dibentuk oleh algoritma, tetapi juga oleh karakter, wawasan, dan kemanusiaan yang dibangun melalui literasi. (*)

Previous Post

Fenomena Politik Simbolik:Pergeseran Politik Ke Arah Panggung Performatif Dan Post-Truth

Next Post

Ayo Berbuat Baik, Ayo Berguru Kepada Alam Semesta‎

Next Post
Bunda Literasi di Era Artificial Intelligence - IMG 20250524 WA0019 | Duta Literasi | Potret Online

Ayo Berbuat Baik, Ayo Berguru Kepada Alam Semesta‎

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah