• Latest
Reading for Pleasure - B1B56757 4E07 46D0 8988 AD1B95785B10 | Bacaan | Potret Online

Reading for Pleasure

Januari 23, 2023
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Reading for Pleasure

Redaksi by Redaksi
Januari 23, 2023
in Bacaan, Edukasi, Literasi
Reading Time: 2 mins read
0
Reading for Pleasure - B1B56757 4E07 46D0 8988 AD1B95785B10 | Bacaan | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Pleasure itu ujar kamus adalah rasa senang dan puas. Jadi Reading for Pleasure itu adalah membaca sesuatu yang berakhir dengan rasa senang dan puas.

Jadi, bisa dibayangkanlah bagaimana rasa senang dan puasnya generasi muda jaman suheng saya cak Satria Dharma ketika khatam membaca karya EA yang ketika membacanya wajah memerah dan badan panas dingin. Untunglah es teh manis mampu mendinginkan perasaan dan otak mereka.

Demikian juga saat kami sedang kecanduan berkelana di dunia kangouw, ribuan halaman kami baca dengan rasa senang dan puas ketika seakan akan menjadi Kwee Ceng, atau Yo Ko atau Suma Han Super Sakti atau bahkan menjadi Bu Pun Su Lu Kwan Cu. Atau menyeberang membaca cergam dan menjadi Asterix, koboi Lucky Luke, pilot Tanguy, wartawan Tin Tin atau malah pendekar Panji Tengkorak, Barda Si Buta dari Goa Hantu. Atau menjadi Agung Sedayu atau Mahesa Jenar bahkan Kyai Gringsing.

Kisah kisah kepahlawanan itu, baik fakta sejarah atau rekaan (fiksi), eks Impor atau ciptaan lokal, mendera para pembaca pemula menjadi pembaca yang keranjingan. Di situlah bibit “Reading for Pleasure” itu disemaikan dan bertumbuh kembang. Jadi, tidak usah heran jika umumnya pencinta baca (Readers for Pleasure) adalah para pembaca Cersil sejenis itu.

Fakta saat ini, 53 % murid SMP kelas 2, mampu membaca, namun tak faham akan makna. Artinya, seperti hanya mereka yang berharap mendapat pahala besar yang mau membaca kitab suci berulang kali tanpa faham artinya. Lantas, ketika dalam bahasa Indonesia dan tak faham artinya akan diharapkan menjadi Readers for Pleasure ?

Saya tak faham, mengapa hingga saat ini, bacaan yang sangat disukai para pemula seperti cergam dan cersil masih banyak yang tabu masuk rak perpustakaan sekolah. Saya menjadi saksi bahwa beberapa sekolah berbasis agama melarang muridnya membaca komik cerita wayang karena akan mengganggu keimanan mereka.

Membaca itu selain ada tekniknya sejak mengenal simbol huruf, juga memerlukan pelatihan. Sama dengan mendaki gunung. Ketika tanpa aba aba langsung diajak mendaki gunung seharian, responnya  mayoritas akan membenci mendaki gunung, meski sisanya kecanduan. Demikian pula dengan membaca.

Saya skeptik pelatihan membaca untuk menikmati akan terjadi jika tidak dilaksanakan pembacaan terus menerus, dan menemukan kebahagiaan dan kepuasan akan terjadi. Alih alih puas, para pembaca ini akan merasa pusing dan membuang buang waktu, karena mirip otot juga, otak akan “kram” jika dipaksa membaca padahal tidak memiliki “passion” dan tidak terlatih.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Reading for Pleasure - F1637F5E 823F 4D2E B495 0D74D750F546 | Bacaan | Potret Online

Pesta Demokrasi Tak Boleh Abaikan Kelompok Rentan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com