Dengarkan Artikel
Oleh Jengki Sunarta
Apa Perlu Judul?
Aku adalah kertas basah yang terbakar
Matahari
Menyala di tepi hari
Yang hilang dalam lautan
Apa semua yang hilang
Akan kembali?
Apa kata-kata sirna
Akan kembali?
Aku adalah tinta gurita
Menguap serupa asap
Knalpot kendaraan
Atau cerobong pabrik
Di udara terbuka
Mulutmu silau pada cahaya
Tapi matamu jadi panas
Mengganas
Sebelum ranggas
Seperti daun busuk
Di bawah rimbun sampah,
Sepasang batu berciuman
Tak ada kalajengking di situ
Pestisida membunuh berjuta serangga
Sepasang tangan sembunyi dalam kepalamu
Di meja kuasa
Kertas-kertas bertumpuk
Tak berbentuk
Tak tersentuh matamu
Tanganku jadi pohon
Ketika hujan
Tak turun
Di kepala botakmu
Lalu kepada siapa angin berembus
Jika bukan kepada laut
Tak bernama
Kapal-kapal kembali berlayar
Sebelum karam
Sebelum senja
Sirna
Ke dalam cekung matamu
Dan aku, kertas yang basah
Masih terbakar
Matahari
Tapi kau telah pergi
Ke dalam kubangan mimpi
Dan jemariku kini
Jadi pagi
Atau jadi senja
Bagi burung-burung usiran
Wjs 2025
Tanpa Judul
Jangan jadikan aku proxy bagi mimpimu
Atau bagi galaumu
📚 Artikel Terkait
Pikiranku seperti sarang tawon
Sang pacar video call melulu
Seolah aku hantu yang wajib dikarantina
Kekecewaan terhidang di meja makanmu
Bersama obat-obat penenang
Hari tua
Debu di dalam buku
Serbuk kayu di dalam kayu
Sebentar lagi pemakaman akan usai
Bagi si mayat putus asa
Siapa peduli puisi hari ini?
Arwah mengambang di udara panas
Aku pergi menyusuri taman
Kicau burung tersumbat
Dalam darahmu
Jalan-jalan kota telah hancur
Pemerintah berak di atas kepala rakyatnya
Siapa peduli rakyat hari ini?
Sebatang rokok masih menyala
Berapa harga beras sekarang?
Asbak penuh puntung
Di jalan pengemis berkaki buntung
Terseok melangkah
Tak ada receh
Receh terbang ke surga kaum miskin
Comberan adalah sarang nyamuk
Aku tahu kau akan pergi ke kantormu
Honorku belum terbayar
Kuota internet ngadat
Kerumuman puisi ngumpet dalam tubuhku
Tapi….
Mengapa selalu ada “tapi”?
Galaumu menumpuk di meja makan
Bersama piring-piring kotor
Dan pikiran keruh
Seperti sungai penuh limbah
Jangan jadikan aku proxy
Bagi kecewamu
Aku mau muntah….
Uekkkk….
Lambungku penuh lendir puisi
Wjs 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





