Oleh Muslimin Lamongan
bunga-bunga di semesta semerbak indah tak terhingga
aku mencintai bunga-bunga dan penciptanya
Maha Indah terbata lidah mengagum kata
ingin kusunting disemat di jiwa tanpa tara
namun kuurungkan menggotes layu akhirnya
biarkan rekah bersama angin dan matahari
dan kamu tersenyum di antara bunga-bunga itu
paling kuntum menawan jantung degupku
meski kemarau tak reda, mekarmu menggetas duka sirna
sebagai lelaki yang mencintai bunga-bunga
kujaga taman hatimu tanpa resah
sebab keindahanmu menawan lara
aku ingin mekarmu tak letih
aku ingin cinta kasihmu abadi
Lamongan, 1 Mei 2025
Diskusi