HUJAN KALBU

Juli 2023
Oleh: Redaksi

 

Setiap sudut jalan menggenangan resah laju langkah susuri teduhan nan kutemui di matamu mengajak aku berlari-lari lalu terhenti saat pasrah tubuh dipeluk kenangan, sedangkan dikau sebagai alasan saat rindu rebah di ribaku

masih basah bukan hanya kerana hujan, rindu meluap dari langit jatuh menimpa jantung menjadi sesak hingga mataku lebih deras basah , tidak kah kau berhajat berlari ke arahku?

seperti pergantian bulan matahari, tiada jua
berganjak utuhnya setiap yang telah termeterai meski bukan pada cincin di jemari kerana pada hembus doa tiada selainmu kusebut seolah adamu bukan di kejauhan

jika boleh terbelah raga ingin kuhantar padamu ubati rindu agar sedikit usaikan resah di perasingan namun tugas hakiki ini bagai beri isyarat cemburu sedangkan runtun kalbu kian parah menanggung lara, lalu kuseka deras mengalir di bibir mata sembunyi di sebalik hujan mengguyur raga sekujur.

JULIA IKIN
Johor
3 Julai 2023.

 

Bernama pena Julia Ikin, lahir dan berasal dari Sandakan Sabah, Malaysia. Berkeluarga dan bermastautin di Johor Bahru Malaysia. Karya pernah tersiar di beberapa tabloid tempatan dan akhbar Sabah. Menyertai 40 naskah buku antologi berkumpulan dari berbagai penerbitan. Aktif menulis sejak remaja hingga kini.

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist