• Latest
Ternyata Salah

Ternyata Salah

April 20, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Ternyata Salah

Redaksiby Redaksi
April 20, 2025
Reading Time: 3 mins read
Ternyata Salah
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Aniesa Salsabila

Pelajar SMPIT Nurul Islah Banda Aceh

“kukuruyuk-kukuruyuk” terdengar suara ayam berkokok, aku tersontak kaget segera bangun dan duduk di atas kasur. Aku menoleh ke arah jam dinding menunjukkan pukul 06.00. Segera mandi dan bersiap untuk berangkat sekolah. Tak lupa sebelum berangkat sekolah aku sarapan dengan terburu buru. Setelah sarapan aku menghampiri ibu dan ayah untuk berpamitan berangkat sekolah. 

Tanpa berlama lama, akupun berjalan keluar rumah dengan tergesa gesa untuk menuju sekolah yang terletak jauh dari rumahku. 

      Aku melirik jam tangan, sudah menunjukkan pukul 07.30 pertanda sudah telat, aku langsung berlari dengan kencang agar bisa sampai ke sekolah. Dari kejauhan sudah terlihat bangunan sekolah yang berwarna hijau dari balik pepohonan. Saat sampai di depan sekolah ternyata pintu pagar sudah ditutup.” Haduh hari ini terlambat lagi”ucapku sembari membungkukkan badan dan  memegang kedua lutut, karena lelah berlari. 

Aku memutuskan untuk duduk di samping pagar sembari menunggu guru untuk membuka pintu pagar.

    “Terlambat lagi kamu Nia, setiap hari terlambat, bingung saya mau kasih hukuman apa” ujar suara tersebut. Seketika aku langsung kaget dan berdiri,” ii-yaa b-buu maaf” ucapku terbata bata karena takut akan di tegur.” 

Ya sudah! masuk ke kelas, sekarang pelajaran ibu” ucap bu Yani guru IPS. Langsung aku berjalan menyusuri koridor sekolah dan masuk ke kelas 8-1.” Eh Nia kamu terlambat lagi hari ini” tanya Fika sahabatku.” Iya Fik, aku telat bangun. Sudah cape lari larian eh sampai ke sekolah telat juga, ketemu sama bu Yani lagi pagi pagi haduh bikin badmood aja” ujarku sembari meletakkan tas di atas kursi.

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026

   “Ekhem permisii” ucap bu Yani memecahkan keributan kelas. Bu Yani pun melangkahkan kaki masuk ke dalam kelas dan duduk di meja guru.”siapa yang disini namanya Nia” tanya bu Yani dengan nada yang agak tinggi. Mendengar namaku disebut aku tersontak kaget “ss-saya bu” ucapku dengan gugup.”. Tolong maju ke depan, dan jelaskan apa alasan kamu selalu pergi sekolah terlambat” ujar bu Yani. 

Dengan segala keberanian langsung aku maju ke depan kelas dan berdiri di depan semua murid.” saya terlambat karena rumah saya jauh bu” ujarku kepada bu Yani.” Oh jadi karena rumah kamu jauh kamu terlambat, emang tidak bisa bangun lebih awal ya?  Ya sudah kamu berdiri di atas meja selama pelajaran ibu karena kamu tidak disiplin” jelas bu Yani.

 “ TETETETET” bunyi bel istirahat pertanda pelajaran telah usai. Semua murid berhamburan keluar kelas. Dengan badan yang lemas aku duduk kembali di atas kursi setelah menahan pegal berdiri di atas meja.”Niaa yuk jajan”ajak Fika ,”Ngga Fik kamu aja duluan”jawabku. Aku benar benar lelah hari ini.”Huh bu Yani bener bener kejam” ketusku dengan kesal.

    Jam istirahat aku habiskan sendirian di dalam kelas sembari bermain rubik.” heh Nia dipanggil bu Yani ke bk” ucap Fika memecahkan fokusku yang sedang mengotak atik rubik.” Hah ngapain lagi aku ke bk? Sudah cape berdiri selama pelajaran ips” ucapku. Dengan perasaan kesal aku menuju ke ruangan bk, terlintas di fikiranku apa karena aku tak menghiraukan teguran teguran halus dari guru

”Permisi buk, tadi ibu manggil saya ya keruangan bk” Ucapku  menghampiri bu Yani di ruang bk. 

”Iya Niaa, silahkan duduk”jawab bu Yani. 

Seketika aku dilanda keringat dingin karena aku melakukan kesalahan yang sama lagi.

”nak ibu harus gimana lagi biar kamu tidak terlambat, kamu tahu kenapa ibuk berdiriin kamu di atas meja? ”tanya bu yani.”

Tidak buu”jawabku.”Karena lelah kamu hari ini tidak sebanding dengan lelah kamu di masa depan, jika kamu tidak disiplin. Ibu menghukum kamu bukan karena ibu kejam, tetapi karena ibu sayang pada kamu. Ibu ingin semua murid ibu jadi anak yang sukses” Jelas ibu Yani.

Tak terasa ternyata air mataku berlinang, penilaianku terhadap bu Yani salah.Ternyata bu Yani menghukum aku karena ibu ingin seluruh muridnya menjadi anak yang sukses termasuk aku. Akupun berterima kasih kepada bu Yani karna telah menyadarkanku bahwa disiplin adalah kunci keberhasilan di masa depan.”Maaaf ya bu ternyata selama ini penilaian saya terhadap ibu salah. Ternyata ibu menghukum saya karena ibu sayang terhadap saya”

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Sebelum Dimakamkan

Sebelum Dimakamkan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com