POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Kartini Bangkit Lagi, Tapi Kini Ia Sibuk di Instagram

RedaksiOleh Redaksi
April 20, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: TM Zulfikar*)

Setiap 21 April, bangsa ini mendadak menjadi pencinta emansipasi. Kartini seakan bangkit dari kubur hanya untuk disuruh pakai kebaya, difoto, lalu dikirim ke Instagram dengan tagar #HariKartini. Begitu hari berlalu, semangatnya ikut dikubur kembali, mungkin bersama sisa lipstik dan pin bendera kecil di dada.

Padahal Kartini menulis surat-surat yang membakar semangat berpikir. Tapi kini, yang terbakar hanyalah kuota saat scrolling TikTok. Dulu Kartini ingin perempuan bisa belajar, kini banyak yang merasa cukup belajar dari caption motivasi selebgram.

Hiperbola? Mungkin. Tapi lihat saja: perempuan cerdas masih harus menjelaskan bahwa menikah bukan satu-satunya prestasi. Perempuan karier dituduh melawan kodrat, sementara yang memilih jadi ibu rumah tangga dianggap tidak produktif. Emansipasi berubah jadi kompetisi: siapa paling ideal menurut standar patriarki yang dikemas cantik.

Kartini pasti geleng-geleng kepala melihat itu semua. Mungkin, jika masih hidup, ia sudah membuat podcast atau jadi aktivis Twitter, memperjuangkan kesetaraan dengan hashtag yang menggigit.

📚 Artikel Terkait

CINTAKU BERLABUH DI BANYUASIN

Kontes Kecantikan Indonesia di Antara Kontroversi dan Jargon Pemberdayaan

KAMI BUTUH SEPEDA

Menyelamatkan Empat Pulau Sengketa di Aceh: Antara Kedaulatan, Keadilan, dan Kelestarian

Tapi harapan belum hilang. Kartini ada di mana-mana—di guru yang sabar mengajar di pelosok, di ibu yang mengasuh sambil kuliah malam, di gadis-gadis muda yang memilih jalan berbeda walau dipandang miring. Kartini sejati tidak butuh panggung, cukup ruang untuk berpikir dan bersuara.

Jadi, mari rayakan Kartini bukan cuma dengan kebaya, tapi juga keberanian berpikir dan bertindak. Karena emansipasi bukan kostum musiman. Ia adalah nyala yang seharusnya tak pernah padam—meski listrik PLN mati.

*)Pemerhati Sosial dan Lingkungan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share12SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Ketika Relasi Mengalahkan Prestasi

Ketika Relasi Mengalahkan Prestasi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00