• Latest

Kartini Bangkit Lagi, Tapi Kini Ia Sibuk di Instagram

April 20, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kartini Bangkit Lagi, Tapi Kini Ia Sibuk di Instagram

Redaksi by Redaksi
April 20, 2025
in #Emansipasi, Hari Kartini, Majalah perempuan, Media Perempuan, Perempuan, Perempuan Aceh
Reading Time: 2 mins read
0
627
SHARES
3.5k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: TM Zulfikar*)

Setiap 21 April, bangsa ini mendadak menjadi pencinta emansipasi. Kartini seakan bangkit dari kubur hanya untuk disuruh pakai kebaya, difoto, lalu dikirim ke Instagram dengan tagar #HariKartini. Begitu hari berlalu, semangatnya ikut dikubur kembali, mungkin bersama sisa lipstik dan pin bendera kecil di dada.

Padahal Kartini menulis surat-surat yang membakar semangat berpikir. Tapi kini, yang terbakar hanyalah kuota saat scrolling TikTok. Dulu Kartini ingin perempuan bisa belajar, kini banyak yang merasa cukup belajar dari caption motivasi selebgram.

Hiperbola? Mungkin. Tapi lihat saja: perempuan cerdas masih harus menjelaskan bahwa menikah bukan satu-satunya prestasi. Perempuan karier dituduh melawan kodrat, sementara yang memilih jadi ibu rumah tangga dianggap tidak produktif. Emansipasi berubah jadi kompetisi: siapa paling ideal menurut standar patriarki yang dikemas cantik.

Baca Juga

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

Maret 17, 2026
Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Perempuan Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Maret 16, 2026

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 14, 2026

Kartini pasti geleng-geleng kepala melihat itu semua. Mungkin, jika masih hidup, ia sudah membuat podcast atau jadi aktivis Twitter, memperjuangkan kesetaraan dengan hashtag yang menggigit.

Tapi harapan belum hilang. Kartini ada di mana-mana—di guru yang sabar mengajar di pelosok, di ibu yang mengasuh sambil kuliah malam, di gadis-gadis muda yang memilih jalan berbeda walau dipandang miring. Kartini sejati tidak butuh panggung, cukup ruang untuk berpikir dan bersuara.

Jadi, mari rayakan Kartini bukan cuma dengan kebaya, tapi juga keberanian berpikir dan bertindak. Karena emansipasi bukan kostum musiman. Ia adalah nyala yang seharusnya tak pernah padam—meski listrik PLN mati.

*)Pemerhati Sosial dan Lingkungan

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 337x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 298x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 248x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 238x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare251Tweet157
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post
Ketika Relasi Mengalahkan Prestasi

Ketika Relasi Mengalahkan Prestasi

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Mei

Mei 10, 2025
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com