POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Ganti Menteri Ganti Kurikulum: Kapan Kita Punya Stabilitas Pendidikan?

RedaksiOleh Redaksi
April 18, 2025
Ganti Menteri Ganti Kurikulum: Kapan Kita Punya Stabilitas Pendidikan?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Ririe Aiko

Fenomena “ganti menteri, ganti kurikulum” telah menjadi pola yang nyaris lumrah dalam sistem pendidikan Indonesia. Setiap pergantian kepemimpinan di Kementerian Pendidikan seolah membawa semangat revolusi kurikulum yang, alih-alih menjawab persoalan mendasar, justru menyisakan kebingungan dan ketidaksiapan di lapangan. Siklus adaptasi yang tak kunjung usai ini menggerus energi para guru dan peserta didik, menciptakan ruang kelas yang lebih sibuk mengejar pemahaman teknis daripada substansi pembelajaran yang bermakna.

Pertanyaannya sederhana namun krusial: jika kita terus menerus berada dalam fase adaptasi, kapan kita bisa merealisasikan kurikulum yang berbasis pada stabilitas dan keberlanjutan pendidikan?

Sudah saatnya Indonesia bercermin pada sistem pendidikan negara-negara maju seperti Jepang dan Swedia. Dua negara ini dikenal dengan stabilitas kurikulumnya, yang tidak berubah setiap kali menteri baru menjabat. Mereka memegang teguh prinsip bahwa pendidikan bukan laboratorium kebijakan politik, melainkan proses jangka panjang yang menuntut konsistensi, evaluasi mendalam, serta keterlibatan aktif para pendidik dan pemangku kepentingan.

Di Jepang, kurikulum nasional ditetapkan oleh MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology) dan hanya direvisi setiap sepuluh tahun sekali. Revisi tersebut dilakukan melalui proses panjang berbasis riset dan melibatkan akademisi, guru, serta masyarakat. Fokus utama pendidikan Jepang terletak pada penguatan karakter, literasi dasar, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial, nilai-nilai yang diajarkan secara konsisten lintas generasi.

📚 Artikel Terkait

Puasa, Lapar, dan Makna Sabar

BUMI WARISAN

HABA Si PATok

Indonesia Mendadak Kaya, Prabowo Tertawa

Sementara itu, Swedia menerapkan kurikulum nasional Läroplan yang terakhir diperbarui secara menyeluruh pada tahun 2011, dengan penyempurnaan minor yang dilakukan secara berkala berdasarkan hasil evaluasi. Kurikulumnya berbasis kompetensi dan menekankan pada berpikir kritis, kemandirian, inklusivitas, serta kesejahteraan siswa. Guru di Swedia juga diberi otonomi tinggi dalam menentukan metode pengajaran, sehingga mereka lebih fokus pada proses pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.

Indonesia, sayangnya, masih terjebak dalam paradigma kurikulum sebagai proyek: setiap tahun lahir kurikulum baru dengan jargon revolusioner, disertai pelatihan kilat dan penyerapan anggaran miliaran rupiah. Namun, hasilnya sering kali tak berbanding lurus. Sistem pendidikan tetap kopong, dan peserta didik justru lebih akrab dengan budaya joget-joget di media sosial ketimbang literasi dan numerasi.

Pendidikan yang kuat lahir dari kesinambungan, bukan dari perubahan yang tergesa-gesa. Kita memerlukan kurikulum yang tahan uji zaman, yang membentuk karakter dan daya pikir anak bangsa, bukan kurikulum tambal sulam yang silih berganti. Maka, mari berhenti menjadikan kurikulum sebagai alat kosmetik politik. Saatnya fokus pada kualitas, bukan kuantitas perubahan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Rahasia di Balik Mundurnya Humas BAS

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00