POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ketika Kuputari Ka’bah

RedaksiOleh Redaksi
March 28, 2025
Ketika Kuputari Ka’bah
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Denny JA*

(Di tahun 2024, sebanyak 18,5 juta manusia melaksanakan ibadah Umroh. Tapi, berapa yang benar-benar menemukan yang dirindukan?)

-000-

Setiap aku melangkah menuju Ka’bah,
aku tak sekadar berjalan—
aku menyelam ke kedalaman jiwaku.
Jejak dunia kutinggalkan di belakang,
langkahku menuju cahaya yang tak tersentuh mata,
tapi terasa bergetar di dada.

Ketika kukitari Ka’bah,
aku tak hanya thawaf di bumi,
aku mengitari pusaran kesadaranku.
Mengelilingi pusat kerinduan,
tempat waktu tak lagi bergerak,
dan aku, yang terpecah oleh luka,
melebur menjadi debu di antara semesta.

“Di sini, di titik nol kehidupan,
aku menemukan paradoks tak terjawab:
semakin aku hancur,
semakin aku sempurna.

Aku larut dalam samudra doa,
tetapi dalam tiap tetes, aku lebih nyata.
Semakin aku menelusuri diriku,
semakin aku menjumpai-Mu.”

Lorong-lorong Mekkah kulewati,
jejak Hajar kutapaki di antara Shafa dan Marwah.
Namun, aku juga menelusuri memar batinku,
sayatan luka yang tak pernah terlihat mata manusia.

Di setiap langkah,
aku melangkah di lorong ingatan,
mendekati rahasia terdalam
yang hanya Kau tahu, Ya Rabbi.

📚 Artikel Terkait

Trio Buron Menertawakan KPK Usai Dipermalukan Prabowo

Puisi-Puisi Sulaiman Juned

Kekuatan Kreativitas dan Sejarah Kelam Manusia Indonesia

Inspirasi Festival Kitiran Sriharjo 2025: Harmoni Budaya dan Kreativitas Masyarakat

Hari demi hari,
aku semakin tercerabut dari dunia.
Semakin aku terlepas dari diriku:
dari gelar, dari pujian yang fana.
Yang tersisa hanya aku,
dan Engkau.

Baju ihram ini,
putih bersih,
bukan sekadar kain,
tetapi penghapus ego dan identitas.
Semua sama, setara,
hanya debu di hadapan-Mu.

Aku berdiri di tengah lautan manusia,
bukan sebagai siapa-siapa,
hanya setitik buih
yang menari dalam arus-Mu.

Jutaan tubuh berputar,
mengikuti pusaran semesta.
Mereka adalah gelombang putih,
seperti planet-planet yang mengitari poros cahaya.

Namun hatiku lebih gemuruh:
menangis, merintih,
memohon dibasuh,
disucikan kembali.

Aku terus melangkah,
memutari Ka’bah,
sambil memutari takdirku sendiri.

Semakin lama aku berputar,
semakin aku sadar:
Titik akhir perjalanan ini
bukan di tanah,
tetapi di genggaman-Mu.

Dan dalam sujud terakhir,
di keheningan yang tak bersuara,
aku mendengar gema yang tak terucap:

“Iman bukan sekadar kata,
tetapi denyut halus di antara jeda,
ketika jiwa menyentuh Tuhan tanpa bicara.”

-000-

Mekkah, 27 Maret 2025

CATATAN:
(1) Umrah tahun 2024 mencatat rekor tertinggi dalam sejarah. Umrah tahun 2025 diperkirakan aakan melampauinya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Memaknai Fitrah sebagai Potensi

Memaknai Fitrah sebagai Potensi

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00