🔊
Dengarkan Artikel
Cara Mudah Merawat Logika
Oleh Heri Iskandar
–‐————‐————————————
Jum’at, 21/3/2025 (Edisi 1339)
"Siapa saja orang yang ditolak puasanya menurut Khatib Jum'at tadi Bib? Bisa jelas kau simak tidak?"
"Intinya adalah, orang-orang yang tidak menjadikan puasa sebagai sarana atau kesempatan membersihkan diri dari dosa-dosa yang sudah dibuat maka hikmah puasa baginya berlalu sia-sia."
"Siapa saja mereka?"
"Termasuk juga kita kalau saja niat dan faktanya tidak sejalan."
"Tidak sejalan bagaimana..?"
"Ketika sahur kita niat berpuasa karena Allah tapi setelah sahur atau sebelumnya kita malah bermaksiat kepada-Nya."
"Yang beliau sebut golongan P tiga siapa itu? Partai Ka'bah bukan?"
"Bukan P Tiga Partai Bang tapi golongan enam P atau P enam."
"Berarti salah dengar aku!"
"Penyakit asli Bang JAGo memang seperti itu. Tidak heran lagi aku!"
"Enam P itu apa saja?"
"P pertama adalah Penzina. Tidak Allah terima puasanya dan semua ibadahnya bagi orang-orang yang bermaksiat zina khususnya di bulan suci penuh ampunan ini."
"P kedua..?"
"Pemabuk. Sia-sialah puasa seorang pemabuk sekali pun maksiat tersebut ia lakukan di malam hari."
"P ketiga apa?"
"Pemakan riba. Ketika uang riba ia gunakan untuk sahur dan berbuka maka sesungguhnya menurut Khatib yang dimakannya hanyalah bangkai dan yang diminum umpama nanah."
"Astaghfirullah hal azim!'
"P keempat adalah Pendusta. Tertolak pahala puasa baginya sekali pun dusta yang ia ucapkan bermaksud bercanda. Ini membuktikan betapa Allah membenci para pendusta."
"Yang mengaku-ngaku cucu Nabi Muhammad itu sangat dikutuklah!"
"Ya sudah pastilah konon lagi mereka berani mengarang-ngarang cerita kurafat yang tidak dikenal di dalam ajaran yang Rasulullah bawa."
"Ya ya betul itu..!"
"Selanjutnya adalah P Penggarong terutama koruptor. Menurut khatib tadi bukan hanya koruptor saja yang tertolak puasanya melainkan juga anak isteri serta orang-orang yang ikut menikmati hasil penggarongannya."
"Itu pantas sekali. Bahkan kalau ustad yang mengisi tausiah subuh di Mesjid komplek kita tadi pagi, orang-orang yang bersekutu dengan koruptor adalah Iblis di mana rumah, mobil, pakaian dan yang dimakan sehari-hari bersumber dari kerak api neraka."
“Satunya lagi adalah P pemakan harta anak yatim. Tidak ada keberkahan baginya karena selama masih memakan harta yang bukan haknya itu maka siang mau pun makam hudupnya selalu dalam laknat Allah Subhanahu Wata’ala..!”
🙏Heri Iskandar
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






