Senin, April 20, 2026

Kala Anak Negeri, Tak Mengenal Negerinya

Kala Anak Negeri, Tak Mengenal Negerinya - 66C41DA9 41C2 44FA 891D E20EBFB08FF4 | Artikel | Potret Online
Ilustrasi: Kala Anak Negeri, Tak Mengenal Negerinya

Kebetulan selama dua pagi, penulis ingin tahu tentang pengetahuan anak sendiri tentang pelajaran geografi. Penulis sangat tertarik mengukur pengetahuan anak tentang geografi dan sejarah. Penyebabnya ada banyak hal. Namun dalam tulisan ini tidak akan dibicarakan hal itu.

Yang jelas penulis ingin mengukur pengetahuan anak sendiri tentang satu hal satu hal dari begitu banyak hal mengenai geografi. Memulai dari hal yang paling dekat. Lalu, pertanyaannya diawali dengan sebuah pertanyaan mengenai tempat lahir dan domisili. 

Ya, ketika penulis mengajukan pertanyaan, di mana kamu dilahirkan dan di mana kamu tinggal. Pertanyaan ini tentu sangat mudah dan tidak perlu mencari buku geografi, atau Google map. Ia bisa menjawab dengan nama kota kelahirannya dan juga nama desa di mana kami tinggal sekarang. Artinya dia tahu tempat atau kota kelahirannya dan juga nama desa tempat tinggalnya. Jadi, tidak perlu diingat lagi. 

Namun selanjutnya, ketika pertanyaan dilanjutkan ke kawasan yang lebih luas. Nah, karena ia mengatakan bahwa ia lahir di Banda Aceh, pertanyaan lanjutan adalah di mana letak kota Banda Aceh tersebut. Kota Banda Aceh itu, ibu kota apa?  

Dua pertanyaan itu, mulai tampak sebagai beban dalam pikirannya. Tampak wajahnya ragu -ragu menjawab. Namun, kedua pertanyaan itu, memperlihatkan ada kesulitan yang dihadapinya. Ia ragu -ragu menjawab dan akhirnya diam. Lalu, karena ia pun memberikan jawaban yang kurang pas terasa dan harus diluruskan. Maka, dilanjutkan dengan pertanyaan yang lebih luas. Ya, Aceh itu berada di pulau apa? Ada berapa kabupetan dan kota di Provinsi Aceh? 

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist