POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Serambi  Masjid Kami Yang Kotor

Heri HalilingOleh Heri Haliling
March 6, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

“Hajar!!!!”

“Sudah kalungi ban. Kita bakar seperti dulu!!” 

“Setuju!!!!”

“Ambil pertalite!!! Cepat ambil!!!!!”

“Ya!! Ya!! Ya!!!” Seruan gemuruh terdengar kembali.

“Aku pilih kemerdekaan jalanku!!! Aku terlahir tanpa busana. Pulangpun itu pilihanku mau bagaimana!!! Setidaknya aku sembah Tuhanku dengan tiada kemunafikan seperti kalian” desis Arsakha makin pucat.

H. Insani merangsek maju dan berjongkok. Beliau berusaha menopang Arsakha yang lumayan parah dan kuyup oleh keringat bercampur cairan merah.

“Sudah!!! Panggilkan ambulan!!! Ayo kita bawa ke rumah sakit!!!” teriaknya yang melihat hawa dingin menyelimuti kulit Arsakha.

” Lihat sekaratnya susah begitu. Pasti malaikat maut menjambak rambut gondrongnya dan tarik ulur dengan rohnya” kata seorang gamis lagi sambil tertawa. Yang lain juga tak kalah terbahak. Dia lalu menyelinap ambil bata dan melemparnya tepat ke dada Arsakha.

📚 Artikel Terkait

Meniti Jalan Perbedaan: Pengalaman Kuliah di Negeri Kanguru

Puisi-Puisi Karya Halimah Munawir

MATINYA PERJUANGAN KEPENTINGAN BURUH

HABA Si PATok

Arsakha tersentak ke belakang tak tertahan. Dia ambruk dan mengejang sebentar menekan bagian dada yang lebam oleh hantaman. Mulutnya terus keluarkan darah merah  kehitaman. Wajah H. Insani panik bukan kepalang. Dia minta tolong, tapi semua warga masih diam menonton. 

Mata mereka sungguh angkuh melihat Arsakha merenggang nyawa seolah binatang hina.

Dari masjid lain tampak kumandang Azan Isa memanggil. Semua jemaah di sini dengan posisi memunggungi masjid masih fokus menyaksikan tubuh tak bergerak Arsakha di pelataran. Ekspresi H. Insani yang begitu memilukan. Dia merasa hidup, tapi mati menyaksikan keanarkisan warganya terjadi di rumah sang pencipta. 

H. Insani menangis sambil tetap memohon agar Arsakha bangun. Tapi percuma, tubuh itu dingin berselimut malam.

Dari pinggir jalan meluncurlah masuk seorang marbot masjid yang rumahnya hanya berjarak 50 meteran dengan sepeda. 

Melihat mayat tergeletak bersimbah darah di halaman masjidnya membuat mata marbot itu membelakak tak percaya. 

“Lah!!! Bukankah ini pemuda yang ikut salat Magrib tadi??? masyallah kenapa dia!!?

H. Insani terkejut dan langsung memburu.

“Salat Magrib? Tapi aku tak melihat dia Mang?”

“Dia berada pada shaff belakang paling ujung. Saya tanya mengapa nggak ke depan, katanya barisan depan itu pengemudi sementara dirinya hanya penumpang. Ikut nebeng di mana saja asal sampai itu sudah cukup” jawab marbot itu menirukan.

Sungguh sebuah ekspresi sesal yang mendalam terburai dari wajah H. Insani. Tak terkecuali warga yang lain. H. Insani melihat wajah babak belur Arsakha. Dia seka mata pemuda itu yang sedikit terbuka. Mata H. Insani masih bengkak merebang, ia palingkan wajahnya ke samping. Melalui cahaya lampu putih berembun seperti ruh; H. Insani tanpa sengaja menatap  kaki marbot. Bagai tersambar petir, mata H. Insani terperanjat manakala melihat kesamaan sandal yang dipakai marbot tersebut dengan sandal miliknya.

–SELESAI–

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 104x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 93x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 87x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 75x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Heri Haliling

Heri Haliling

Heri Haliling merupakan nama pena dari Heri Surahman. Beliau pengajar di SMAN 2 Jorong. Heri Haliling selain mengajar juga aktif menulis baik cerpen atau novel dalam aplikasi GWP atau Kwikku. Beberapa karyanya yang telah terbit antara lain: 1. Novlet Rumah Remah Remang, 2024 (J-Maestro). 2. Novel Perempuan Penjemput Subuh, menjadi juara 2 Sayembara Menulis Novel Guru dan Dosen Tahun 2024 (PT Aksara Pustaka Media). 3. Beberapa cerpennya telah termuat dalam media cetak dan digital seperti Balipolitika, Radar Utara, Radar NTT, Negeri Kertas.com, Kaltim Post, Kompasiana, dan Republika

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Iftar di Kastil Windsor,Mungkinkah Raja Charles III Keturunan Nabi Muhammad

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00