POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puncak Kesesatan

Reza FahleviOleh Reza Fahlevi
March 4, 2025
Tags: LiterasiPuisi
Puncak Kesesatan

Ilustrasi

🔊

Dengarkan Artikel

Dia berada di batas kehampaan
Melihat dan merasakan yang tak ada

Bertutur kata seolah-olah dialah yang terbaik
Mengabaikan nasehat seakan-akan kebenaran hanya miliknya

Dan dia berjalan angkuh
tanpa menyadari
Bahwa tanah tempatnya melangkah adalah milik Tuhan

Dia bernapas namun lupa diri
Tak sadar bahwa udara yang ia hirup itu
Semuanya ada atas kasih sayang dan kehendak Tuhan

Lantas
Ketika sesuatu berjalan tidak sesuai keinginan
Dia berani mencaci alam
Dia bahkan tak peduli sama sekali

Kehancuran di dalam batinnya
Bagaikan sebuah bencana gempa bumi halus
Gesekannya yang lambat mampu memisahkan sebuah pulau
Dan dia sama sekali tidak merasakannya
Bahwa hatinya telah menjadi kepingan yang Tak bermakna

Cahaya kalbu meredup
Semua harapan lenyap
Lalu
Dia mencoba mengakali semua itu
Dengan menjadi sosok lain
Hingga tersesatlah dirinya di tengah hamparan gurun pasir
Sebab
Dia hanya berjalan di tempat yang sama
Berulang kali

📚 Artikel Terkait

SPPI Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Perlindungan Awak Kapal Perikanan di Taiwan

Kaos Pertama, Langkah Awal yang Tak Terlupakan

CUT NYAK DHIEN

Anak Muda, Karakter dan Sektarianisme

Sebab kebengisan di hatinya
Memupuskan mimpi masa depan
Dia hidup hanya untuk mencaci maki
Caci maki yang timbul dari gejolak amarah
Amarah yang tak terkontrol

Namun
Mereka tidak melihatnya
Karna sosok munafik selalu berhasil menyembunyikan bayangan aslinya
Dia berkata — dia bertindak — dia membatin — semua hanya ujaran kebencian

Sepertinya
Telapak kakinya telah berada di puncak kesesatan
Kesesatan yang mengurung jiwa dari meraih kasih sayang Tuhan
Dia mengabaikan segala kewajiban
Dan mulai berlabuh melakukan apapun yang seharusnya ia hindari

Lupa bahwa kematian itu nyata
Lupa bahwa ia sangatlah dekat dengan kematian
Lupa bahwa nyawanya bisa merana sewaktu-waktu
Dia tetap berpegang teguh pada kebencian
Semua didasarkan atas luka batin yang ia rasakan selama bertahun-tahun
Menjadikan itu sebagai alasan yang tidak logis

Dia lupa bahwa akan ada kehidupan setelah kehidupan
Dia lupa bahwa ada tanggung jawab yang mesti ia pertanggung jawabkan
Hidup dan terus hidup
Sambil mengumbar kebencian dari belakang

Tapi, kau tau bahwa Tuhan Maha Penyayang
Selalu ada pintu bagi manusia pendosa
Selalu ada kesempatan bagi dirinya yang lupa diri
Mungkin tidak hari ini
Mungkin belum tiba waktunya
Namun, jika dia tak kunjung sadar
Waktu akan berlalu pergi tanpa pernah kembali

Lalu, bagaimana?
Hanya doa sebagai pertolongan terakhir
Dan di bawah langit yang suci ini
Titipkanlah sahabatmu sebuah surat cinta
Titipkanlah kepada Tuhan meski hanya berdengung dari batin sunyimu
Kau pasti tak rela melihatnya merana
Kau pasti tak rela melihatnya terus berjalan dalam kesesatan

Sebelum waktunya habis
Sebelum semuanya terlambat
Kesesatan
Selalu ada cara untuk melunakkannya
Selalu ada cara untuk kembali kepada Tuhan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: LiterasiPuisi
Reza Fahlevi

Reza Fahlevi

Lahir di Banda Aceh pada Tanggal 9 september 1996, Reza Fahlevi sudah mulai menyukai dunia kepenulisan sejak masih duduk di bangku SMP. Tulisannya berupa cerita-cerita pendek terdapat di berbagai platform seperti KBM, Fizzo, Blogspot dan sekarang aktif menulis di Medium. Beberapa tulisan Reza dalam bentuk puisi pernah diterbitkan oleh Warta USK. Ia juga pernah memenangkan lomba menulis novel yang diadakan oleh penerbit USK Press serta juga menjadi salah satu penulis dalam dua buku antologi yang berjudul Jembatan Kenangan (Jilid II) dan Kebun Bunga Itu Telah Kering. Selain menulis, Reza turut serta menjadi salah satu tenaga pendidik di sekolah MIN 20 Aceh Besar.

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
RUMIT

RUMIT

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00