Dengarkan Artikel
Oleh Tabrani Yunis
Usai sarapan pagi di warung Cut Nun, yang letaknya hanya berjarak 50 meter dari POTRET Gallery, penulis bergerak berjalan kaki ke POTRET Gallery. Rencananya mau live mempromosikan barang-barang yang ada di POTRET Gallery. Belum sempat melakukan hal itu, penulis menemukan dua buku menarik yang penulis simpan beberapa hari lalu. Buku yang pertama berjudul “ Memulihkan Sekolah, Memulihkan Manusia” karya Haidar Bagir dan buku kedua berjudul, Merdeka Belajar( Menjadi Manusia Autentik)” karya Momon Sudarma.
Kedua buku itu melahirkan sebuah inspirasi bagi penulis untuk menulis, sebagaimana biasanya ide itu bisa datang ketika melihat atau membaca judul buku, dan juga ketika sedang membacanya. Juga tidak tertutup kemungkinan setelah membaca buku. Pokoknya ide menulis itu bisa datang dari segala arah yang dicari atau yang tak terduga-duga. Yang penting selalu punya keinginan untuk mencarinya. Kalau sudah dapat, berusahalah untuk menulisnya, agar ide tersebut tidak hilang atau lenyap begitu saja.
Ketika membaca dua bab dari buku- buku tersebut penulis mendapat ide untuk menulis mengenai guru. Penulis membayangkan sosok guru yang multitalenta serta bertanya-tanya dalam hati. Seperti apakah guru multitalenta itu. Berapa banyakkah guru yang multitalenta di antara 3.36 juta guru di Indonesia ini? Perlukah bagi negeri ini memiliki banyak guru yang multitalenta? Banyak sekali pertanyaan yang keluar dari benak atau pikiran penulis, yang akhirnya mendorong penulis untuk menulisnya.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






