• Latest
Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

Februari 27, 2025
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 28, 2025
Reading Time: 3 mins read
Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

Ilustrasu

587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Tasikmalaya boleh berbangga. Salah satu putri daerahnya menapaki puncak karier yang luar biasa. Dari bangku Teknik Kimia ITB hingga Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Maya Kusmaya bukan orang sembarangan. Ia adalah seorang akademisi ulung, profesional terkemuka, dan yang terbaru, tersangka kasus korupsi.

Betapa indahnya perjalanan hidup ini. Dari seorang mahasiswa berprestasi hingga menjadi headline berita kriminal di seluruh negeri. Sungguh transformasi yang menginspirasi!

Dalam dunia bisnis minyak, ada banyak inovasi. Ada minyak ramah lingkungan, ada minyak dengan oktan tinggi, dan ada juga, berkat Maya dan koleganya, minyak oplosan, Pertamax rasa Pertalite. Sebuah terobosan yang memadukan seni pencampuran ala tabib kuno dengan kecanggihan teknologi modern.

Premium dan Pertalite? Siapa sangka keduanya bisa menjadi sahabat karib dalam satu drum besar! Dengan sentuhan magis dari tim yang dipimpin Maya, lahirlah bahan bakar berkualitas “baru” yang tak pernah terpikirkan oleh akal sehat manusia biasa.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, menjelaskan, dengan penuh rasa syukur dan haru bahwa Maya Kusmaya, bersama tangan kanannya Edward Corne, telah memberikan restu bagi pencampuran RON 88 dan RON 92. Sungguh kolaborasi yang mencerminkan semangat gotong royong!

Seperti halnya selebritas papan atas, Maya memilih untuk tidak menghadiri undangan eksklusif dari Kejaksaan Agung. Mungkin sedang sibuk meeting, mungkin juga lagi belanja ke luar negeri. Namun, karena dunia tidak seindah dugaan, Maya akhirnya dijemput dengan penuh kehormatan oleh tim penyidik.

Pukul 10.00 WIB, Kejagung dengan sabar menanti. Pukul 14.00 WIB, harapan mulai memudar. Akhirnya, bagaikan adegan klimaks dalam film thriller politik, aparat hukum bergegas menjemput Maya dari kantornya. Sebuah perjalanan dinas yang tak pernah terpikirkan sebelumnya!

Kini, Maya akan menjalani masa istirahat selama 20 hari ke depan di hotel berbintang tanpa bintang, Rutan Salemba Cabang Kejagung. Sebuah tempat eksklusif dengan fasilitas jeruji besi dan suasana yang jauh dari hingar-bingar dunia korporat.

Dengan penangkapan Maya, galeri petinggi Pertamina yang tersandung kasus korupsi semakin lengkap. Total, sudah enam orang petinggi yang kini menghiasi dinding sejarah gelap perusahaan minyak negara. Seakan mengikuti tren, posisi tinggi di Pertamina tampaknya kini tak hanya menjanjikan gaji besar dan fasilitas mewah, tapi juga tiket emas menuju ruang interogasi.

Maya sendiri menggantikan Riva Siahaan, yang tak disangka juga telah lebih dulu masuk dalam daftar tersangka. Mungkin ini bagian dari tradisi turun-temurun, di mana setiap direktur yang menjabat harus siap mewarisi beban kasus pendahulunya.

Sungguh, Pertamina adalah tempat di mana karier dan skandal berjalan beriringan. Ini bak dua sisi mata uang. Sebuah institusi yang tak hanya bergerak di bidang energi, tapi juga di bidang drama kriminal berbiaya tinggi.

Maya Kusmaya, sang akademisi, profesional, dan inovator dalam industri minyak kini melengkapi CV-nya dengan jabatan baru, tersangka korupsi. Dari jalur pendidikan yang gemilang hingga perjalanan karier yang menakjubkan, akhirnya ia sampai di babak yang paling dinanti, babak jeruji besi.

Apakah ini akhir cerita? Tentu tidak! Sejarah telah membuktikan bahwa para petinggi perusahaan besar selalu punya jalan pulang. Dengan jaringan kuat, pengacara andal, dan sistem hukum yang lentur, tak ada yang mustahil.

Mari kita tunggu. Apakah Maya akan menikmati masa “pengabdian” di rutan dalam waktu lama, atau justru kembali dengan jabatan baru? Dunia ini penuh kejutan!

Baca Juga

b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

Tentang Malas, Kerja, dan Indonesia Terhormat.

Maret 23, 2026

Pidato Manifesto: Indonesia Terhormat

Maret 22, 2026

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 351x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Ketulusan di Jalan Setapak dan Ketamakan di Singgasana

Ketulusan di Jalan Setapak dan Ketamakan di Singgasana

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com