POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Pertamax

Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Februari 28, 2025
in #Pertamax, Essay, Indonesia, Korupsi
0
Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - 1563b71b 07d4 41a4 a7db 4c643084e134 | #Pertamax | Potret Online

Ilustrasu

Oleh Rosadi Jamani

Tasikmalaya boleh berbangga. Salah satu putri daerahnya menapaki puncak karier yang luar biasa. Dari bangku Teknik Kimia ITB hingga Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Maya Kusmaya bukan orang sembarangan. Ia adalah seorang akademisi ulung, profesional terkemuka, dan yang terbaru, tersangka kasus korupsi.

Betapa indahnya perjalanan hidup ini. Dari seorang mahasiswa berprestasi hingga menjadi headline berita kriminal di seluruh negeri. Sungguh transformasi yang menginspirasi!

Baca Juga
  • 01
    #Nasib Buruh
    Derai Air Mata di Pintu Gerbang Sritex
    02 Mar 2025
  • Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - 2025 08 07 10 58 08 | #Pertamax | Potret Online
    #Kisah Inspiratif. #Guru inspiratif
    Cahaya Kecil Bernama Apis
    07 Agu 2025

Dalam dunia bisnis minyak, ada banyak inovasi. Ada minyak ramah lingkungan, ada minyak dengan oktan tinggi, dan ada juga, berkat Maya dan koleganya, minyak oplosan, Pertamax rasa Pertalite. Sebuah terobosan yang memadukan seni pencampuran ala tabib kuno dengan kecanggihan teknologi modern.

Premium dan Pertalite? Siapa sangka keduanya bisa menjadi sahabat karib dalam satu drum besar! Dengan sentuhan magis dari tim yang dipimpin Maya, lahirlah bahan bakar berkualitas “baru” yang tak pernah terpikirkan oleh akal sehat manusia biasa.

Baca Juga
  • Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - bdc3b917 6449 4e92 a955 ae998a8a6c07 1 | #Pertamax | Potret Online
    #Sumatera Utara
    Marwah Republik atau Keselamatan Rakyat?Ketika Pemda Aceh Membuka Pintu Dunia di Saat Negara Menutupnya
    22 Des 2025
  • 02
    Energi
    Gerakan #BersihkanIndonesia, Tantang Dua Capres Cawapres Tinggalkan Energi Kotor Batu Bara
    18 Sep 2018

Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, menjelaskan, dengan penuh rasa syukur dan haru bahwa Maya Kusmaya, bersama tangan kanannya Edward Corne, telah memberikan restu bagi pencampuran RON 88 dan RON 92. Sungguh kolaborasi yang mencerminkan semangat gotong royong!

Seperti halnya selebritas papan atas, Maya memilih untuk tidak menghadiri undangan eksklusif dari Kejaksaan Agung. Mungkin sedang sibuk meeting, mungkin juga lagi belanja ke luar negeri. Namun, karena dunia tidak seindah dugaan, Maya akhirnya dijemput dengan penuh kehormatan oleh tim penyidik.

Baca Juga
  • Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - ce0c231a fd84 4f80 8410 2e9fd44bd5e3 | #Pertamax | Potret Online
    Aceh
    Indonesia Emas 2045: Bisakah Kita Wujudkan Tanpa Membebaskan Anak-Anak Dari Eksploitasi?
    22 Des 2024
  • Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - 48024AF9 5E4B 446F B8C1 D730FB87462A | #Pertamax | Potret Online
    Artikel
    Modus Operandi Penjajahan Baru
    23 Des 2022

Pukul 10.00 WIB, Kejagung dengan sabar menanti. Pukul 14.00 WIB, harapan mulai memudar. Akhirnya, bagaikan adegan klimaks dalam film thriller politik, aparat hukum bergegas menjemput Maya dari kantornya. Sebuah perjalanan dinas yang tak pernah terpikirkan sebelumnya!

Kini, Maya akan menjalani masa istirahat selama 20 hari ke depan di hotel berbintang tanpa bintang, Rutan Salemba Cabang Kejagung. Sebuah tempat eksklusif dengan fasilitas jeruji besi dan suasana yang jauh dari hingar-bingar dunia korporat.

Dengan penangkapan Maya, galeri petinggi Pertamina yang tersandung kasus korupsi semakin lengkap. Total, sudah enam orang petinggi yang kini menghiasi dinding sejarah gelap perusahaan minyak negara. Seakan mengikuti tren, posisi tinggi di Pertamina tampaknya kini tak hanya menjanjikan gaji besar dan fasilitas mewah, tapi juga tiket emas menuju ruang interogasi.

Maya sendiri menggantikan Riva Siahaan, yang tak disangka juga telah lebih dulu masuk dalam daftar tersangka. Mungkin ini bagian dari tradisi turun-temurun, di mana setiap direktur yang menjabat harus siap mewarisi beban kasus pendahulunya.

Sungguh, Pertamina adalah tempat di mana karier dan skandal berjalan beriringan. Ini bak dua sisi mata uang. Sebuah institusi yang tak hanya bergerak di bidang energi, tapi juga di bidang drama kriminal berbiaya tinggi.

Maya Kusmaya, sang akademisi, profesional, dan inovator dalam industri minyak kini melengkapi CV-nya dengan jabatan baru, tersangka korupsi. Dari jalur pendidikan yang gemilang hingga perjalanan karier yang menakjubkan, akhirnya ia sampai di babak yang paling dinanti, babak jeruji besi.

Apakah ini akhir cerita? Tentu tidak! Sejarah telah membuktikan bahwa para petinggi perusahaan besar selalu punya jalan pulang. Dengan jaringan kuat, pengacara andal, dan sistem hukum yang lentur, tak ada yang mustahil.

Mari kita tunggu. Apakah Maya akan menikmati masa “pengabdian” di rutan dalam waktu lama, atau justru kembali dengan jabatan baru? Dunia ini penuh kejutan!

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

Ketika Kemampuan Memahami Bacaan Masih Rendah

Next Post

Ketulusan di Jalan Setapak dan Ketamakan di Singgasana

Next Post
Mengenal Maestro Korupsi Pertamax Rasa Pertalite - c0d28cff f166 44ff be3a b1a54e122794 | #Pertamax | Potret Online

Ketulusan di Jalan Setapak dan Ketamakan di Singgasana

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah