Senin, April 20, 2026

Menjarah Dalam Musibah

Menjarah Dalam Musibah - IMG 20250225 WA0005 | Artikel | Potret Online
Ilustrasi: Menjarah Dalam Musibah

Pada hari yang penuh duka tersebut, kita bisa menyaksikan betapa  paniknya masyarakat di sekitar kawasan bencana saat itu. Kita juga menyaksikan betapa dahsyatnya semburan debu panas yang menggumpal-gumpal hitam di puncak Semeru, hingga langit dan awan di Lumajang terlihat kelam dan penuh dengan debu panas serta aliran lumpur panas yang menutup rumah-rumah. Bukan hanya menutupi rumah, juga mengalirkan banjir lumpur yang menghanncurkan harta benda penduduk di kawasan terdampak erupsi. Dahsyat sekali. 

Dalam banyak video amatir yang beredar di media sosial, kita mendengar jeritan orang-orang yang menyebutkan nama Allah. Sama seperti bencana gempa dahsyat dan tsunami  yang melanda Aceh di akhir Desember 2004.  Semua orang mengingat dan menyebut-nyebut nama Allah. Sungguh sangat menggugah hati nurani kita. 

Bencana -bencana ini, membuat banyak pihak ikut tergerak hati, terpanggil nurani untuk membantu saudara-saudara kita yang ditimpa bencana memilukan itu. Di berbagai tempat ada yang berinisiasi mengumpulan donasi-donasi di setiap persimpangan atau traffic lights, seperti halnya di Aceh. Semua orang berinisiasi mengumpulkan dana, legal maupun illegal. Mereka ramai-ramai membawa kotak amal, sebagai bentuk partisipasi dan wujud kata peduli atau apalah.

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist