POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Calon Pewaris

Heri HalilingOleh Heri Haliling
February 18, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Langkah Julak Ampoy menuju pintu kamar. Tentu saja aku memburu. Ku cengkram tangannya dengan harapan besar.

“Jangan pergi, Julak!! Sungguh saya bisa mati jika begini! Bikin ujian lain saja dan biarkan saya tinggal di rumah Anda.”

Julak Ampoy malah tertawa. Tanpa sepatah katapun dia berlalu dengan melepas genggamanku.

“Julak!!!!??” aku memburu tapi pintu di kunci dari luar. Aku terkurung dalam kamar sekarang.

Sialan!!!! Aku menghardik dan mengumpat. Barang-barang kubanting dengan frustasi. Jendela? Ya..jendela? Aku berniat kabur. Aku bergegas mendekatinya. Tak bisa ku buka!!! Ku tatap kaca, terpalang kayu dari luar. Apa ini? Ide gila apa yang dipikirkan ayah dan Julak Ampoy.

📚 Artikel Terkait

Sejenak Diskusi Literasi Bersama Duta Baca Indonesia di MIN 11 Banda Aceh

Tidak Ada Ide

Denny JA: Keliru mencampuradukkan Puisi Esai dengan Satupena

Gitu Aja Kok Repot: Merayakan Hari Humor Nasional.

Aku semakin kalut karena ketidakberesan ini. Aku bergerak meraih kursi. Jika tahu begini, sejak awal sudahku pergi. Lagian entah mengapa setan itu muncul malam ini.

Memang aku mulai terbiasa dengan getar mandau tanpa tuannya itu. Tapi tentu tidak dengan sosok mengerikan dan menjijikkan tersebut. Kursi ku angkat, aku bersiap menghantamkannya ke kaca.

Wusss!!!!!!! Seperti dibalut pusaran angin, tubuhku mendadak macet lagi. Sebuah tangan busuk penuh darah sekejap telah menempel pundakku. Aku tentu hendak berteriak, tapi sama bodohnya seperti lalu-lalu.

Dari cermin biasa aku berkaca, tubuh tanpa kepala itu muncul kembali. Dengan badan penuh darah dan beraroma memusingkan, dia berjalan makin memepetku. Tapi tiba-tiba mataku dirangkum tangannya.

Aku muntah berdiri karena baunya sungguh pekat bercampur ulat. Rangkuman tangan itu ia lepas. Mendadak aku bingung. Aku kini tak berada dalam kamar; sekarang aku terpaku di halaman rumah dengan suasana sore. Apakah waktu begitu cepat berlalu?

“Kulukkk!!!!!!!kulukkkk!!!!!! Kuluk!!!!Kulukkkkk!!!!!”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Heri Haliling

Heri Haliling

Heri Haliling merupakan nama pena dari Heri Surahman. Beliau pengajar di SMAN 2 Jorong. Heri Haliling selain mengajar juga aktif menulis baik cerpen atau novel dalam aplikasi GWP atau Kwikku. Beberapa karyanya yang telah terbit antara lain: 1. Novlet Rumah Remah Remang, 2024 (J-Maestro). 2. Novel Perempuan Penjemput Subuh, menjadi juara 2 Sayembara Menulis Novel Guru dan Dosen Tahun 2024 (PT Aksara Pustaka Media). 3. Beberapa cerpennya telah termuat dalam media cetak dan digital seperti Balipolitika, Radar Utara, Radar NTT, Negeri Kertas.com, Kaltim Post, Kompasiana, dan Republika

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Kontribusi Umat Islam Terhadap Peradaban Dunia

Mewujudkan Masyarakat Ideal dengan Akhlaqul Karimah

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00