POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Tidak Ada yang Abadi, Semuanya Berubah:Cerita Masa Kecil

Siti HajarOleh Siti Hajar
February 14, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Siti Hajar

Saya ingin bercerita tentang masa kecil yang saya ingat. Bagaimana orang tua kami melibatkan kami, para bocah untuk membantu membereskan rumah, semisal mencuci piring, membantu memasak, mencabut rumput di pekarangan rumah, membantu mengangkat tanah untuk menimbun pelebaran dapur rumah. 

Pekerjaan yang paling sering adalah memikul kayu bakar dari kebun kakek ke rumah kami, yang berjarak tidak sampai satu kilometer. Atau mengutip biji melinjo yang jatuh berserakan di bawah pohonnya. Sesekali jika kami beruntung kami bisa makan durian. Tidak jarang buah yang jatuh ada sisi yang kosong karena keduluan tupai. 

Kami tahu pekerjaan ini tidak ringan. Namun, ada kegembiraan tersendiri dalam setiap tugas yang diberikan. Begitu berangkat menuju kebun kakek untuk mengambil kayu bakar, kami berlomba siapa yang paling kuat membawa kayu terbanyak. 

Saat mencabut rumput atau mengangkat tanah untuk menimbun dapur, kami pun tidak sekadar bekerja. Ada tawa, ada teriakan-teriakan kecil saat kami bekerja. Tentu saling menyemangati agar pekerjaan cepat selesai. Ibu hanya menggelengkan kepala sambil sesekali tersenyum, melihat kami menikmati proses bekerja sambil bermain.

Namun, bagian yang paling kami nantikan tentu saja adalah jeda makan siang. Ibu sudah menyiapkan hidangan sederhana yang terasa seperti jamuan istimewa. Bubur kacang hijau yang harum, kolak ubi yang manis, pisang goreng yang renyah, serta godok-godok yang hangat. Jika sedang beruntung ada timun kerok yang dingin, ada juga lughok, adonan pisang dan tepung ketan dikukus lembut dan mengenyangkan. 

📚 Artikel Terkait

Hujan di Penghujung Tahun

Negara Gagal Ketika Anak Muda Turun ke Jalan dan Mati di Jalanan

Kala Anak Negeri, Tak Mengenal Negerinya

PAGAR LAUT PUN TERTAWA

Kami duduk melingkar di atas tikar, menikmati setiap gigitan dengan rasa syukur. Tangan-tangan kecil kami yang sebelumnya berlumuran tanah kini menggenggam sendok dengan penuh semangat. Tidak ada yang lebih nikmat daripada makanan buatan ibu setelah seharian bekerja bersama.

Setelah makan siang dan beristirahat sejenak, kami kembali melanjutkan pekerjaan yang tersisa. Matahari sudah mulai condong ke barat, dan udara menjadi sedikit lebih sejuk. Kami kembali ke kebun untuk mengambil sisa kayu bakar yang belum sempat diangkut. Kadang-kadang orang tua kami bercerita tentang masa mudanya, bagaimana ia juga dulu melakukan pekerjaan serupa.

Saat ini, ketika mengingat kembali masa-masa itu, saya menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari hal-hal besar. Ia sering kali hadir dalam bentuk sederhana: kerja sama, canda tawa, dan makanan hangat yang dibagi bersama. Orang tua kami tidak hanya mengajarkan nilai kerja keras, tetapi juga bagaimana menemukan kebahagiaan dalam kesederhanaan. Sebuah pelajaran yang, tanpa sadar, menjadi bekal berharga sepanjang hidup kami.

Bagi saya, kenangan ini lebih dari sekadar cerita masa kecil. Ini adalah bukti bahwa kesederhanaan bisa melahirkan kebahagiaan yang mendalam. Dan saya ingin terus berbagi cerita ini, karena mungkin di luar sana, ada anak-anak yang juga tengah belajar menemukan kebahagiaan dalam kebersamaan yang sederhana.

Ketika pekerjaan akhirnya selesai, ada perasaan bangga yang menyelimuti kami. Kami tidak hanya membantu orang tua, tetapi juga merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Keringat yang menetes bukanlah beban, melainkan tanda bahwa kami telah berkontribusi dalam menjaga rumah kami tetap hangat dan nyaman. Malam itu, setelah semua lelah, kami tidur dengan senyum di wajah, menantikan petualangan kerja bersama lainnya di minggu-minggu berikutnya.

Generasi penerus kami tidak lagi mengalami hal yang sama. Memasak kini menggunakan kompor gas, dan kayu bakar tak lagi menjadi kebutuhan utama. Hanya saat kenduri besar, ketika bahan bakar yang dibutuhkan lebih banyak, kayu bakar kembali digunakan.

Zaman terus bergerak. Tidak ada yang abadi, semuanya berubah. Aku berubah, kamu berubah, mereka pun berubah. Demikianlah kehidupan berjalan. []

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Siti Hajar

Siti Hajar

Siti Hajar adalah seorang perempuan lahir di Sigli pada 17 Desember. Saat ini tinggal di Banda Aceh dan bekerja sebagai tenaga kependidikan di Fakultas Pertanian USK. Menggemari dunia literasi karena baginya menulis adalah terapi dan cara berbagi pengalaman. Beberapa buku yang sudah cetak, di antaranya kumpulan cerpen, “Kisah Gampong Meurandeh” Novel, Sophia dan Ahmadi, Patok Penghalang Cinta, Beberapa novel anak, di antaranya The Spirit of Zahra, Mencari Medali yang Hilang, Petualangan Hana dan Hani. Ophila si Care Taker. Dan buku Non Fiksi, Empati Dalam Dunia Kerja (Bagaimana Menjadi Bos dan karyawan yang Elegan) Ingin berkomunikasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor WhatsApp 085260512648. Email: sthajarkembar@gmail.com

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Puisi- Puisi Tasya Febrianda

Puisi- Puisi Tasya Febrianda

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00