Senin, April 20, 2026

EPISODE GURITA TUA

Januari 2025

Oleh Sulaiman Juned

POTRET – menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Angin menusuk-nusuk
sukma. Gerimis tempias ke wajah semesta
satu mil mendekati Sabang. Tercatat
sejarah luka beribu anak-anak melautkan tangis kehilangan penyangga. Beratus
orang tua melautkan darah
kehilangan cahaya mata.

menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Aku berkaca
pada air mata menyaksikan Jimmy kehilangan kekasih. Dollah kehilangam Ayah—ibunya
Brahim kehilangan Sitti biji mata satu-satunya
(O, Allah entah di sudut mana batu nisannya).

menyambut ramadhan
di sunyi gelap malam. Angin
mendesaukan insyarat
Allah menegur kita
agar tak angkuh
Allah mengingatkan kita
agar tak sombong
Allah meminta kita
kembali pada garis-Nya
(Kita ternyata tak mampu membaca alam, ah!)
-Banda Aceh, 1996-

#puisi ini dikutip dari antologi puisi RIWAYAT karya Sulaiman Juned (2007)

#Catatan: Gurita adalah kapal motor penyeberangan antara Banda Aceh-Sabang yang tenggelam pada tanggal 19 Januari 1996.

#Doa buat Almarhumah Siti Mardhiah

Tentang Penulis
Biodata Singkat Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn. lahir, Pidie, 12 Mei 1965. Mulai menulis karya Sastra sejak dibangku SLTP. Menyelesaikan SDN Biespenantanan, Takengon Aceh Tengah (1979), SMPN 3 Takengon Aceh Tengah (1982), SMAN 431 Beureunuen-Pidie (1985), Minat Penyutradaraan, Jurusan Seni Teater STSI Padangpanjang (2002), Penciptaan Seni Teater Pascasarjana (S2) ISI Surakarta Jawa Tengah (2007), Penciptaan Seni Teater Pascasarjana (S3) ISI Suarakarta Jawa Tengah (2016). Pendiri Sanggar Cempala Karya Banda Aceh (1986), Pendiri UKM-Teater Nol Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (1990), Pendiri/Penasihat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sumafera Barat (1997), Pendiri UKM-Persma Pituluik ISI Padangpanjang (1997), Dosen Jurusan Seni Teater dan Pascasarjana (S2) ISI Padangpanjang, Ketua Jurusan Seni Teater, FSP, ISI Padangpanjang (2019-2023), Kepala Humas ISI Padangpanjang (2010-2019), Ketua Panitia Pendirian Kampus ISBI Aceh (2012-2015), Ketua Umum Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat. Sastrawan, Teaterawan, Sutradara Teater. Buku puisi, Cerpen, Esai dan Nsakah Lakon serta buku Teater telah banyak. Telah membawa pentas teater keliling Indonesia, Malaysia, Singapore, Vietnam, Perancis, Inggris, German dan Belanda. Selain itu acap menjadi kurator puisi dan teater serta menjadi narasumber lokal, nasional dan internasional di bidang sastra, teater dan jurnalistik. Sering pula menjadi juri baca puisi, cipta puisi dan Monolog baik tingkat lokal-nasional dan Internasional.

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist