POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH

Muhammad KharaziOleh Muhammad Kharazi
December 10, 2024
Tags: # Haul Ulama#Samalanga
Om Bus-Syaikh Fadil: Pahlawan atau Pengumbar Janji?
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Tgk. Muhammad Kharazi

Rabu 11 Desember 2024, haul ke-37 Tgk. H. Abdul Aziz bin M. Shaleh—atau yang lebih dikenal dengan Abon Aziz Samalanga—akan diperingati. Sebuah peringatan yang bukan hanya mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga merefleksikan warisan besar yang telah beliau tinggalkan.


Selama 13.514 hari sejak kepergiannya, jejak langkah Abon Aziz masih terasa dalam denyut pendidikan Islam di Aceh. Sosok beliau tidak sekadar dikenang sebagai ulama, tetapi juga sebagai “arsitek peradaban,” yang melalui pemikiran dan kepemimpinannya, telahmelahirkan generasi ulama yang menjadi pilar peradaban Islam di Aceh.

Abon Aziz, sebagai seorang spiritual leadership, memiliki visi yang melampaui zamannya. Sebagai generasi ke-3 pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, beliau tidak hanya melanjutkan tradisi keilmuan yang telah berjalan, tetapi juga melakukan terobosan-terobosan strategis untuk membawa dayah ini menjadi institusi pendidikan Islam terkemuka di Aceh.

Keberhasilannya tidak hanya terletak pada upaya melestarikan tradisi, tetapi juga pada inovasi yang dilakukan dalam sistem pendidikan dayah. Dengan keteladanan dalam ilmu dan amal, ia menciptakan atmosfer belajar yang menjadikan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga sebagai pusat kajian turats di Aceh.

Nama-nama besar seperti almarhum Abu Panton, Abu Lhok Nibong, Abu Lamkawe, hingga Abu MUDI, Ayah Caleu dan Waled Nu adalah buah dari didikan Abon Aziz yang kini menjadi tokoh besar dalam dunia keislaman Aceh. Para ulama ini tidak hanya berperan sebagai pewaris ilmu, tetapi juga sebagai pembawa nilai-nilai luhur yang mengakar pada tradisi Islam di Aceh. Abon Aziz tidak hanya mencetak ahli kitab kuning, tetapi juga membentuk individu yang memiliki kemampuan membaca tantangan zaman, sehingga mampu memadukan antara kekokohan tradisi dengan kebutuhan modernitas.

Melalui pendekatan yang humanis, Abon Aziz telah mampu menciptakan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga sebagai ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencetak ulama, tetapi juga melahirkan pemimpin dalam berbagai dimensi kehidupan.

📚 Artikel Terkait

Malaikat Tak Bersayap

Ketika Allah Tidak Lagi Menegur dengan Suara

Bu Halimah, Dengan Anaknya Yang Cacat Mendapat Bantuan dari SDIT Muhammadiyah Manggeng

Doa Untuk Sahabatku


Pendekatan ini didasari keyakinan bahwa pendidikan tidak hanya tentang distribusi ilmu, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat. Dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh sebagai fondasi, Abon Aziz menjadikan dayah ini sebagai pusat pembentukan akhlak mulia yang tercermin dari sikap, perilaku, dan peran sosial para alumninya.

Peringatan haul Abon Aziz bukan hanya sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum untuk merefleksikan peran pendidikan sebagai poros perubahan sosial. Dalam konteks Aceh hari ini, di mana globalisasi membawa tantangan tersendiri, teladan Abon Aziz menjadi begitu relevan.


Beliau mengajarkan bahwa tradisi Islam yang kokoh dapat bersanding harmonis dengan adaptasi terhadap realitas kekinian. Dengan visi yang jauh ke depan, Abon Aziz mencetak ulama yang tidak hanya memahami kedalaman kitab kuning, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap permasalahan umat di masa kini.

Warisan beliau tak hanya berupa lembaga pendidikan atau para ulama yang ia lahirkan. Abon Aziz telah menanamkan fondasi nilai yang menjadi basis keberlanjutan kepemimpinan ulama di Aceh.

Dalam perjalanan sejarah, beliau berhasil membangun infrastruktur spiritual yang melampaui batas-batas waktu. Nilai-nilai keikhlasan, dedikasi, dan tanggungjawab sosial yang ia tanamkan tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman, baik di Aceh maupun di dunia Islam secara umum.

Mengenang Abon Aziz adalah merenungkan kembali makna pendidikan Islam dalam membangun masyarakat yang madani. Di tengah hiruk-pikuk zaman yang kian kompleks, sosok seperti beliau menjadi teladan yang menginspirasi. Keteguhan dalam menjaga marwah Islam dalam kebudayaan Aceh, serta keikhlasan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ulama, adalah pelajaran berharga yang dapat kita petik dari perjalanan hidupnya.

Pada haulnya yang ke-37, doa dan harapan dipanjatkan agar Abon Aziz mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah وأسكنه أعلى فراديس جنته. Semangat, dedikasi, dan visi keilmuan yang telah beliau tinggalkan menjadi warisan abadi yang terus menginspirasi generasi muda. Di balik 13.514 hari yang telah berlalu, semangat perjuangan Abon Aziz akan terus hidup dalam denyut nadi pendidikan Islam Aceh, menjaga cahaya keilmuan tetap menyala di tengah dinamika zaman. Selamat mengenang Sang Arsitek Ulama Aceh, Abon Aziz Samalanga.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: # Haul Ulama#Samalanga
Muhammad Kharazi

Muhammad Kharazi

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Sufisme dan Spiritualitas Sebagai Gerakan Sosial Untuk Membangun Peradaban Manusia Di Masa Depan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00