• Latest
MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH - IMG_1811 | Bingkai Utama | Potret Online

MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH

Desember 10, 2024
93f22f86-ef8e-40bd-be7a-654413740c48

Pasar, Telur, dan Sebuah Catatan Kebudayaan dari Pundensari

April 20, 2026
7bf2ddcd-f2b6-4ca2-97c0-0cc808683181

Sigupai Mambaco Gelar “Mahota Buku” April di Abdya, Diskusikan Peran Perempuan hingga Kritik Sosial

April 20, 2026
MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH - IMG_9514 | Bingkai Utama | Potret Online

Aceh Tak Butuh Senjata untuk Merdeka

April 20, 2026
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH

Muhammad Kharazi by Muhammad Kharazi
Desember 10, 2024
in Bingkai Utama, Essay, Inspirasi
Reading Time: 20 mins read
0
MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH - IMG_1811 | Bingkai Utama | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Tgk. Muhammad Kharazi

Rabu 11 Desember 2024, haul ke-37 Tgk. H. Abdul Aziz bin M. Shaleh—atau yang lebih dikenal dengan Abon Aziz Samalanga—akan diperingati. Sebuah peringatan yang bukan hanya mengenang perjalanan hidup seorang tokoh, tetapi juga merefleksikan warisan besar yang telah beliau tinggalkan.


Selama 13.514 hari sejak kepergiannya, jejak langkah Abon Aziz masih terasa dalam denyut pendidikan Islam di Aceh. Sosok beliau tidak sekadar dikenang sebagai ulama, tetapi juga sebagai “arsitek peradaban,” yang melalui pemikiran dan kepemimpinannya, telahmelahirkan generasi ulama yang menjadi pilar peradaban Islam di Aceh.

Abon Aziz, sebagai seorang spiritual leadership, memiliki visi yang melampaui zamannya. Sebagai generasi ke-3 pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, beliau tidak hanya melanjutkan tradisi keilmuan yang telah berjalan, tetapi juga melakukan terobosan-terobosan strategis untuk membawa dayah ini menjadi institusi pendidikan Islam terkemuka di Aceh.

Keberhasilannya tidak hanya terletak pada upaya melestarikan tradisi, tetapi juga pada inovasi yang dilakukan dalam sistem pendidikan dayah. Dengan keteladanan dalam ilmu dan amal, ia menciptakan atmosfer belajar yang menjadikan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga sebagai pusat kajian turats di Aceh.

Nama-nama besar seperti almarhum Abu Panton, Abu Lhok Nibong, Abu Lamkawe, hingga Abu MUDI, Ayah Caleu dan Waled Nu adalah buah dari didikan Abon Aziz yang kini menjadi tokoh besar dalam dunia keislaman Aceh. Para ulama ini tidak hanya berperan sebagai pewaris ilmu, tetapi juga sebagai pembawa nilai-nilai luhur yang mengakar pada tradisi Islam di Aceh. Abon Aziz tidak hanya mencetak ahli kitab kuning, tetapi juga membentuk individu yang memiliki kemampuan membaca tantangan zaman, sehingga mampu memadukan antara kekokohan tradisi dengan kebutuhan modernitas.

Melalui pendekatan yang humanis, Abon Aziz telah mampu menciptakan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga sebagai ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencetak ulama, tetapi juga melahirkan pemimpin dalam berbagai dimensi kehidupan.


Pendekatan ini didasari keyakinan bahwa pendidikan tidak hanya tentang distribusi ilmu, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat. Dengan nilai-nilai keislaman yang kokoh sebagai fondasi, Abon Aziz menjadikan dayah ini sebagai pusat pembentukan akhlak mulia yang tercermin dari sikap, perilaku, dan peran sosial para alumninya.

Peringatan haul Abon Aziz bukan hanya sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum untuk merefleksikan peran pendidikan sebagai poros perubahan sosial. Dalam konteks Aceh hari ini, di mana globalisasi membawa tantangan tersendiri, teladan Abon Aziz menjadi begitu relevan.


Beliau mengajarkan bahwa tradisi Islam yang kokoh dapat bersanding harmonis dengan adaptasi terhadap realitas kekinian. Dengan visi yang jauh ke depan, Abon Aziz mencetak ulama yang tidak hanya memahami kedalaman kitab kuning, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap permasalahan umat di masa kini.

Warisan beliau tak hanya berupa lembaga pendidikan atau para ulama yang ia lahirkan. Abon Aziz telah menanamkan fondasi nilai yang menjadi basis keberlanjutan kepemimpinan ulama di Aceh.

Dalam perjalanan sejarah, beliau berhasil membangun infrastruktur spiritual yang melampaui batas-batas waktu. Nilai-nilai keikhlasan, dedikasi, dan tanggungjawab sosial yang ia tanamkan tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman, baik di Aceh maupun di dunia Islam secara umum.

Mengenang Abon Aziz adalah merenungkan kembali makna pendidikan Islam dalam membangun masyarakat yang madani. Di tengah hiruk-pikuk zaman yang kian kompleks, sosok seperti beliau menjadi teladan yang menginspirasi. Keteguhan dalam menjaga marwah Islam dalam kebudayaan Aceh, serta keikhlasan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ulama, adalah pelajaran berharga yang dapat kita petik dari perjalanan hidupnya.

Pada haulnya yang ke-37, doa dan harapan dipanjatkan agar Abon Aziz mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah وأسكنه أعلى فراديس جنته. Semangat, dedikasi, dan visi keilmuan yang telah beliau tinggalkan menjadi warisan abadi yang terus menginspirasi generasi muda. Di balik 13.514 hari yang telah berlalu, semangat perjuangan Abon Aziz akan terus hidup dalam denyut nadi pendidikan Islam Aceh, menjaga cahaya keilmuan tetap menyala di tengah dinamika zaman. Selamat mengenang Sang Arsitek Ulama Aceh, Abon Aziz Samalanga.

Tags: # Haul Ulama#Samalanga
Share234SendTweet146Share
Muhammad Kharazi

Muhammad Kharazi

Next Post

Sufisme dan Spiritualitas Sebagai Gerakan Sosial Untuk Membangun Peradaban Manusia Di Masa Depan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com