POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Menjelajah 5 Tempat Wisata Menarik di Bangkok

Bagian ke 6, Selesai

Azharsyah IbrahimOleh Azharsyah Ibrahim
June 27, 2023
🔊

Dengarkan Artikel

 Oleh Dr. Azharsyah Ibrahim 

Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Bangkok menyajikan sarana dan fasilitas pariwisata yang memanjakan para turis. Sehingga tidak heran jika dibandingkan dengan di Jakarta, wisatawan asing terlihat lebih banyak di sini. Menurut satu info, sex-tourismnya merupakan sesuatu yang paling atraktif bagi turis asing terutama dari Barat. Untuk kultur Indonesia yang Islami, hal ini mungkin kurang cocok. Di samping itu semua, Thailand juga menawarkan wisata alam dan historic tourism yang sangat atraktif. Saya berkesempatan melakukan cross-cultural studies di beberapa tempat menarik di Kota Bangkok.

Royal Grand Palace

Kompleks ini merupakan tempat kediaman raja-raja Thailand. Yang menarik dari tempat ini tentu adalah sejarahnya yang panjang. Menurut info yang kami dapat, waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi hari karena belum begitu ramai. Kami datang ke tempat sehari sebelum kembali ke Indonesia.

Di pagi hari yang cerah tanggal 19 Desember 2019, kami pergi ke tempat ini dengan menumpang van yang kami order melalui aplikasi Grab. Kami masuk ke kompleks istana tersebut secara beriringan dengan wisatawan lain yang juga sudah banyak antri di sekitar pintu. Meskipun tertutup untuk umum, istana ini tetap menjadi spot yang sangat menarik untuk dikunjungi. Paling tidak  untuk sekadar berfoto di depan halamannya. Menurut info yang tertera, kompleks Grand Palace dibuka setiap hari, pukul 08:30 – 16:00. Jika ingin masuk ke dalam kompleks istana, kita harus bayar tiket masuk sebesar 500 THB. Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah pakaian pada saat berkunjung dipastikan harus sopan.

C9E2ECE4-B5C7-4BF5-A796-3BD72328B3B4.jpg

E48B99AA-E2E7-4FDF-812E-AFA946B73DCA.jpg

Gambar 19. Royal Grand Palace (kiri), Wat Arun (kanan)

 

Wat Phra Kaew

📚 Artikel Terkait

Tentang Ayah Tercinta

Rindu Bersama

Kucari Jejakmu

Arya Sinulingga, STY, dan Opera Sabun

Tempat lain yang sebenarnya wajib dikunjungi adalah Wat Phra Kaew, karena lokasinya masih berada di dalam kompleks Grand Palace. Tempat ini katanya merupakan kuil paling suci Umat Buddha di Thailand. Bangunan ini tampil megah dan mewah karena dilapisi warna emas. Di kuil ini, kita juga bisa melihat patung Buddha paling suci di Thailand, yaitu Emerald Buddha. Kuil ini terbuka untuk umum dan selalu ramai dikunjungi wisatawan, baik yang ingin beribadah, maupun hanya sekadar berfoto ataupun ingin mengetahui sejarahnya.

 

 

Wat Arun

Wat Arun adalah kuil Buddha tertua yang terletak di Distrik Bangkok. Untuk mencapai tempat ini, kami menaiki BTS dan turun di Icon Siam. Dari situ, kami menaiki boat yang sangat banyak berlalu lalang dengan membayar 15 THB. Tak seperti kebanyakan kuil di Bangkok, Wat Arun memiliki gaya arsitektur yang unik. Tidak ada dinding yang berlapis di kuil ini, kita menemukan hiasan di hampir semua dinding dan menara kuil Wat Arun diselimuti porselen dan keramik yang berwarna-warni dari Tiongkok. Di sini tersedia banyak kios penjual souvenir, uniknya ada yang menawarkan dagangannya dengan bahasa Indonesia dan menerima pembayaran dengan Rupiah.

 

Sungai Chao Phraya

Sungai ini merupakan sungai utama dan terkenal yang membelah Kota Bangkok. Sungai ini menjadi salah satu sarana transportasi vital untuk mendukung aktivitas warga. Ketika menuju ke Wat Arun, kami juga menyusuri sungai ini dengan menggunakan boat. Menyusuri Sungai Chao Phraya menjadi sesuatu yang sensasional juga mengingat pengalaman seperti ini tidak bisa didapatkan di semua tempat.

Air Sungai Chao Phraya berwarna kecoklatan. Di beberapa tempat terlihat sampah mengambang. Di sepanjang sungai ini, saya melihat berbagai kios penjual souvenir dan jajanan khas Thailand, gedung-gedung pencakar langit, hingga kapal-kapal yang hilir mudik membawa penumpang dan barang.

 

Asiatique The Riverfront

Asiatique ini merupakan salah satu tempat belanja souvenir dengan ratusan gerai yang menjual segala kebutuhan kaum urban dengan harga yang terjangkau. Berbagai jenis barang ada di sini. Sebenarnya barang-barang ini bisa dijumpai di mana saja, tetapi mungkin harganya berbeda-beda. Tempat ini disatukan dengan gerai makanan dan juga tempat hiburan. Dalam konsep ekonomi, model integrated business seperti ini menguntung dari sisi fix cost.

86386F03-96CE-4F2F-A8C3-F188E32711F9.jpg

Gambar 20. Asiatique the Riverfront

Kami kembali ke Indonesia pada Jumat Pagi Tanggal 20 Desember 2019 dengan pesawat pagi yang dijadwalkan bertolak pukul 09.00 waktu setempat. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami semua bertolak dari hotel pukul 04.00 pagi sehingga masih memungkinkan untuk melakukan segala hal yang diperlukan untuk keberangkatan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Azharsyah Ibrahim

Azharsyah Ibrahim

Short Biography Prof. Dr. Azharsyah Ibrahim, SE., Ak., M.S.O.M. adalah Guru Besar Manajemen Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Meraih S-1 di Ekonomi/Akuntansi dari Universitas Syiah Kuala (2001), S-2 Operations Management dengan beasiswa Fulbright di Amerika Serikat (2008), dan menyelesaikan program doktoral Manajemen Syariah di University of Malaya pada 2015. Memiliki sejumlah publikasi akademik yang dapat diakses online. Di kampus, menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) dan Editor in Chief dua jurnal ilmiah terakreditasi. Selain itu, aktif sebagai editor dan reviewer di jurnal nasional dan internasional bereputasi, termasuk yang terindeks Scopus dan Web of Science, serta menjadi narasumber di berbagai pertemuan ilmiah. Prof. Azharsyah berdomisili di Limpok, Aceh Besar, dan dapat dihubungi melalui email: azharsyah@gmail.com.  

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Marahmu, Bulan

Sunyiku Mengeja Langkah Kemarin

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00