🔊
Dengarkan Artikel

Oleh Tabrani Yunis
Pagi telah pergi
Melambung tinggi
Seperti dalam bait puisi
Setia membunuh sepi
Bukan kerana sendiri
Namun ramai nan menyepi
Seperti pagi ini
Di relung hati
Menjelang tengah hari
📚 Artikel Terkait
Kala mentari berdiri di ubun-ubun bumi
Seperti menjulang di ambang bukit tsunami
Getaran mengguncang bumi
Berhambur menyelamatkan diri
Dihempas naluri insani
Pagi tlah terlewati
Sepi menyepi ke hulu dan kembali ke hilir
Mentari pun melemparkan haru
catatan kecil dalam cibir getir
Menghujam sepi di bibir waktu
Kesunyian nurani kian ke pinggir
Melebur hancur menerpa debu
Hingga pagi kembali hadir
Bersama mentari nan tak pernah galau
Menyambut pagi membuang sepi
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





