POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

LAJULAH BIDUKKU LAJU, ACEH LON SAYANG

RedaksiOleh Redaksi
June 22, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

 

     (Khayalis: Syam S)

Ada harapan yang asyik diam-diam muncul

Ketika kurengkuh dayung bidukku hari ini

Melepas beban berat menindih

Ombak yang tersibak tak lagi merenggut

Bidukku laju mengharungi laut berpindah jejak

Aku harap bidukku tiba di tepian pantai

Labuhan hati nyiur melambai cemara berderai

Bertatahkan pasir yang kemarin kering

Membayang lagi tsunami menerjang berang

Lajulah bidukku laju

Jauh nun diseberang sana

Padang alang-alang menunggu sawit kebun palawija

Pohon-pohon besar di hulu dan di hilir

Daunnya gugur dalam pergantian musim, hijau dan menawan

Lupa lelah merengkuh dayung dan lelap sesaat

Lalu dibuai mimpi indah sekejap

Tiba-tiba bidukku terguncang

Laut menggelora disingkap layar merah darah

Jerit burung laut membangunkan mimpi sebelum malam

Gemuruh dada dan detak hati di putih jantung

Ada kaki-kaki yang berpindah jejak, mengangkangi janji

📚 Artikel Terkait

Asal Mula Alam Semesta: Perspektif Ilmiah dan Religius

Kacabdindik Aceh Timur Bersama Gudep SMAN 1 Ranto Peureulak Tanam Pohon

Mengenal Ayatollah Ali Khemeini Sang Keturunan Nabi

Doa Mereka

Ketika senasib mengayuh biduk di laut lepas

Ditunggangi nafsu hedonis

Mengupas dan menguras laut mengering

Aduhai, bidukku tak lagi melaju

Terbayang lagi kancah yang dulu berang

Terbayang lagi ciap anak ayam kehilangan induk

Terbayang dentuman peluru hingar bingar

Terbayang api ruang tak berbatas ini

Karena di tengah kancah ada yang bernyanyi ria

Independensi dan demokrasi

Padahal bensin paling peka dalam genggamnya

Kurengkuh lagi dayung bidukku hari ini

Selagi beban berat tetap menindih

Laut yang menggelora memutar buritan

Bidukku terguncang

Sebelum bidukku tersesat di laut kembara

Aku bertanya untuk penghabisan tanya padamu

Di mana kau berdiri dan menunai janji ?

Lihatlah tanah ini tempat kita berdiri

Aceh loun sayang (tanah Aceh yang kusayang)

Bersemi konflik dan konflik lagi

Dari regulasi bakal berbuah petaka negeri

Aku telah bulat tekat

Tak kubiarkan cinta sirna kehabisan darah

Demi nama Tuhan, berkatalah sebenar kata

Jangan biarkan lumpur hitam mengalir, laut merah membara

Di laut ada nelayan

Di sawah petani berladang

Guru berdiri didepan kelas

Anak mungil di depan rumah

Jangan biarkan mereka berduka

Jangan biarkan mereka sengsara

Jangan biarkan ayahnya tiada

Jangan berikan mereka nestapa

(Dahlia 11, Bna 24 Nov 2011. Dedikasiku buat nanggroe Aceh)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Musim Sepeda (Jangan) Berakhir?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00