POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Musim Sepeda (Jangan) Berakhir?

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Januari 18, 2025
in Aceh, Bingkai, musim sepeda, Program 1000 sepeda dan kursi Roda, Sepeda
0

 

Oleh Tabrani Yunis

Baca Juga
  • Musim Sepeda (Jangan) Berakhir? - 2025 08 26 06 15 35 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Menyiapkan Pemimpin Politeknik Aceh yang Visioner
    26 Agu 2025
  • 02
    Aceh
    Aceh Bebas Banjir, Mungkinkah?
    05 Nov 2018

Minggu pagi, tanggal 20 Juni 2021, saya datang lebih cepat ke POTRET Gallery untuk membuka toko lebih pagi, karena staf di toko berhalangan masuk. Sambil membuka toko, mata tertuju ke beberapa pesepeda yang mengayuh sepeda mereka di jalan Prof Ali Hasyimi, Pango Raya Banda Aceh. Suasananya tidak seperti pada masa awal pandemi Covid19. Ya, pada masa awal pandemi, sebagaimana anjuran agar bisa sehat dengan daya tahan tubuh prima, maka seakan musim bersepeda sudah tiba.  Bersepeda menjadi olah raga pilihan dan atau favorit. Orang-orang yang berkantong tebal atau punya banyak isi ATM, berlomba membeli sepeda. Bukan hal aneh Kalau kita lihat banyak yang membeli sepeda dengan harga yang wah hingga puluhan juta. Ada sepeda lipat dan juga sepeda balap, bukan berarti tidak ada sepeda butut. Pokoknya bersepeda menjadi musim di masa pandemi.

Baca Juga
  • Musim Sepeda (Jangan) Berakhir? - cfe1c6e7 1edf 4712 9e7b effa31ab8ffa | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Aceh Kembali Menangis: Pengkhianatan Ekologis di Tanah Rencong
    30 Des 2025
  • Musim Sepeda (Jangan) Berakhir? - 440ffeea 54e2 4db9 8f18 97997ec865d4 scaled | Aceh | Potret Online
    Aceh
    KETIKA MASA KECIL TERENGGUT DEMI BERTAHAN HIDUP KELUARGA
    12 Des 2024

Nah, menyaksikan aktivitas bersepeda pada Pagi  Minggu  itu, mengingatkan saya pada kegiatan bersepeda yang saya lakukan pada tanggal 21 Maret 2021. Saat itu, usai salah subuh dan beres-beres di rumah, saya kembali melakukan aktivitas bersepeda atau dalam bahasa orang sekarang siaebut gowes untuk menjaga kebugaran dan juga kesehatan.  Bersepeda dengan jarak yang sesuai dengan usia dan kemampuan yang ada. Hari Itu hanya bisa sampai ke Blang Bintang dari Lampouh Keude. Ya, lumayanlah bisa menggerakan atau menguatkan tungkal kaki dan mengurangi atau membakar kolesterol yang mungkin telah bersarang di tubuh. Jadi olah raga bersepeda memang olah raga yang menjamur selama pandemi  hingga kini.

Baca Juga
  • Musim Sepeda (Jangan) Berakhir? - 2F19A2F2 5353 4BEF 9113 2FBC537C9CF0 | Aceh | Potret Online
    Aceh
    Tim Penilai Adipura Lakukan Penyisiran ke Titik Pantau
    23 Agu 2022
  • Musim Sepeda (Jangan) Berakhir? - 73F892DE C21C 4F76 85A4 1D359CD38E1D | Aceh | Potret Online
    Artikel
    BERSEPEDA UNTUK MENJAGA MENTAL HEALTH
    16 Mar 2023

Namun, ketika Bersepeda pagi itu, suasananya  mulai berbeda, hampir sama saja seperti pada  pagi minggu lalu. Tidak banyak lagi orang bersepeda, tidak banyak lagi gerombolan atau kelompok orang-orang bersepeda. Hanya menemukan satu atau dua pesepeda yang lewat. Tidak ada lagi keriuhan para pesepeda yang mengayuh sepeda saat berkelompok, kecuali deru suara mesin truk pengangkut pasir atau tanah yang lalu lalang. Jadi suasana di jalan memang sudah jauh berbeda.

Ya, Berbeda karena tampak berkurang jumlah orang-orang atau gerombolan  pesedq di jalan raya. Berbeda sekali dengan masa-masa awal berjangkitnya virus corona atau yang saat ini lebih dikenal dengan Covid 19 itu, banyak rombongan pesepeda yang dengan penuh semangat dan ceria bersepeda yang menempuh jarak atau jalur berbeda-beda. Pokoknya aktivitas bersepeda masyarakat kota di Banda Aceh dan Aceh Besar tampak begitu menggeliat. Tidak salah bila disebut dengan musim sepeda. Ini adalah pertanda bagus di tengah keterbatasan gerak semasa pandemi yang memaksa kita untuk menjaga kesehatan dan stamina kuat. Sebagaimana kita ketahui bahwa bersepeda yang teratur itu memberikan banyak manfaat.

Alodokter.com  memaparkan beberapa manfaat bersepeda secara rutin. Beberapa manfaat itu adalah

1. Menjaga Kesehatan jantung dan pembuluh darah


Bersepeda dapat mengoptimalkan kinerja sistem kardiovaskular, yaitu jantung dan pembuluh darah, dengan cara memperkuat otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Dengan kinerja sistem kardiovaskular yang baik, risiko terkena stroke, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi dapat dikurangi.


2. Menjaga kesehatan otot dan sendi


Bersepeda dapat memperkuat otot kaki, bokong, paha, betis, pinggul, perut, lengan, dan bahu. Tak hanya itu, bersepeda juga baik untuk persendian dan telah terbukti bermanfaat bagi penderita osteoartritis.


3. Menjaga berat badan


Bersepeda dapat menjaga berat badan tetap ideal, karena mampu membakar lemak dan meningkatkan laju metabolisme tubuh. Bersepeda selama 1 jam saja dapat membakar setidaknya 600 kalori. Untuk mendapat manfaat ini secara optimal, Kita bisa mengombinasikan kebiasaan bersepeda secara rutin dengan pola makan bergizi seimbang untuk mencegah dan mengatasi kegemukan.


4. Menurunkan tingkat stres

Saat bersepeda, tubuh akan menurunkan kadar hormon stres, seperti adrenalindan kortisol, di dalam tubuh. Tak hanya itu, melihat dan menikmati pemandangan saat bersepeda juga dapat menurunkan stres yang dialama.


5. Menurunkan risiko terjadinya diabetes dan kanker

Salah satu manfaat bersepeda lainnya adalah mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Hal ini karena bersepeda dapat menjaga kestabilan produksi hormon insulindalam tubuh. Bersepeda juga bisa memperkecil risiko terkena kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker payudara.

Nah, tentu masih banyak manfaat bersepeda yang bisa kita dapatkan. Para pembaca bisa membaca berbagai referensi tentang hal ini. Misalnya, bersepeda berkontribusi pada upaya menjaga udara tidak mengalami polusi, karena sepeda ramah terhadap lingkungan. Bukan hanya itu, ada banyak manfaat lain dalam berbagai perspektif. Oleh sebab itu, musim sepeda yang telah berlansung sejak awal pandemi tidak boleh padam atau berhenti. Kebiasaan bersepeda harus terus dilakukan secara rutin agar kita bisa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh secara individu dan kolektif, sebagai upaya murah menghindari ancaman Covid 19 yang belum ada kepastian kapan berakhir ini Jadi, musim sepeda harus terus berlanjut, aktivitas bersepeda pun harus menjadi pilihan terbaik. Ayo bersepeda!

Previous Post

LAJULAH BIDUKKU LAJU, ACEH LON SAYANG

Next Post

Pemko Banda Aceh Sosialisasi Alat Mitigasi Tsunami Terobosan BRSDMKP

Next Post

Pemko Banda Aceh Sosialisasi Alat Mitigasi Tsunami Terobosan BRSDMKP

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah