POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

MEMBINA ANAK DENGAN PENUH KASIH SAYANG

RedaksiOleh Redaksi
June 2, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Muallifah
Mahasiswa STAIN Pamekasan

Anak merupakan anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada 2 orang insan yang sudah berkeluarga, kehadirannya akan membuat dunia mereka berwarna, membuat dunia semakin terarah, namun tahukah anda? Anak juga merupakan ladang syurga bagi kita kelak, karena ketika seseorang meninggal semua amalannnya terputus kecuali 3 perkara dan salah satunya adalah anak yang soleh.

Hal ini juga sesuai dengan hadits shahih yang berbunyi “setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, hanya karena orang tuanyalah anak tersebut menjadi majusi, nasrani dsb.” Anak yang dilahirkan seperti kertas putih yang tidak ada coretan apapun di dalamnya, teori ini mengaca kepada teori tabularasa yang dikemukakanh oleh John Locke, sehingga tugas orang tualah yang harus berperan aktif serta melaksanakan tanggung jawab untuk mendidik seorang anak. Orang tua merupakan madrasah pertama (madrasatul ula) bagi seorang anak, terutama sosok ibu. Ia pemegang kendali utama bagi kemajuan dan perkembangan seorang anak. “dibalik anak yang hebat, pasti ada ibu hebat di belakangnya” ungkapan ini sangat tepat sekali dengan fakta yang ada. Banyak tokoh-tokoh penting dan berpengaruh terhadap dunia yang dilahirkan dari ibu hebat, seperti Nabi Muhammad SAW sosok hebat, di belakangnya ada ibu Aminah yang begitu hebat. Nabi Isa menjadi sosok yang hebat, karena ada ibu Maryam di belakangnya. Kedua sosok ini bisa kita jadikan cerminan betapa pentingnya peran seorang ibu terhadap seorang anak.

Namun fakta yang terjadi sekarang banyak kasus kekerasan yang dialami seorang anak, lebih parahnya lagi pelakunya tidak lain adalah orang tuanya sendiri. kalau sudah begini siapa yang harus disalahkan? Ini berarti kurangnya kesadaran orang tua tentang betapa pentingnya peran dirinya sebagai sekolah pertama bagi sang buah hati dan hal ini jelas akan berpengaruh buruk bagi perkembangan psikologi seorang anak, padahal tugas orang tua adalah mendidik, membimbing seorang anak untuk menjadi npribadi yang memiliki karakter seutuhnya. Orang tua harus bisa menjadi teladan bagi seorang anak, orang tua yang baik bukan hanyab mengajarkan tentang kebaikan kepada seorang anak, melainkan bagaimana dirinya bisa menjadi contoh bagi seorang anak. Karena menjadikan dirinya contoh lebih berpengaruh dari pada mengajarkannya dengan lisan. Selain itu, dalam mendidik seorang anak harus denganb penuh kasih sayang, artinya tegas namun bukan berarti kasar terhadap seorang anak serta mengedepankan hukuman (punishman) terhadap anak, karena bagaimanapun seorang anak masih memiliki sikap labil akan dirinya. Apabila orang tua mengedepankan punishman dalam mendidik, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang keras, namun dalam hal ini bukan mendidik anak dengan cara yang manja kemudian nantinya ia tumbuh menjadi anak manja tetapi lebih kepada bagaimana mendidik seorang anak dengan penuh kasih sayang, penuh kelembutan dan penuh tanggung jawab. seorang anak diibaratkan seperti bibit tanaman yang akan ditanam, sedangkan orang tua adalah ladangnya. Apabila ladang tersebut subur, tanahnya bagus maka bibit yang akan ditanamkan pada ladang tersebut akan tumbuh menjadi tanaman yang kokoh bagus. Sama halnya dengan anak, apabila orang tuanya mendidik, membimbing, mengarahkan anak kepada hal kebaikan, mengajarkan akhlak yang begitu baik. Maka ia akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, bermoral dan berbudi luhur.

📚 Artikel Terkait

Agama di Tengah Arus Disrupsi: Menimbang Peran Spiritualitas dalam Menjawab Krisis Moral dan Ekonomi

Drama Ban Bocor di Hari Kemerdekaan

Sedihku Dalam Dosa

MENDISKUSIKAN INTERSEKSIONALITAS DALAM ISU GENDER DAN KEADILAN SOSIAL ACEH

Note: Setiap naskah lomba yang dimuat pada portal www.potretonline.com sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Setiap artikel lomba tidak melalui proses editing.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Isu-isu Pengaruh Kelompok Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Remaja

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00