• Latest

Peran Pemuda Memajukan Bangsa di Era Milenial

August 14, 2021

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026
Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

March 13, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Peran Pemuda Memajukan Bangsa di Era Milenial

Redaksi by Redaksi
August 14, 2021
in Artikel, Opini Mahasiswa, Pemuda
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Baca Juga

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026

Oleh Muhammad Nazar

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Seperti apa sih peranan kita sebagai Pemuda dalam memajukan bangsa?Banyak pemuda kita yang tidak menyadari bahkan mengetahui apa peran mereka. Padahal, mereka memiliki peranan yang sangat penting. Di tangan mereka lah maju atau mundurnya, berkembang atau tidaknya bangsa ini di masa depan. Mereka adalah pemilik masa depan. Jadi,  hanya mereka lah yang bisa menentukan masa depan dari bangsa.

Apalagi dunia saat ini sudah move on dari zaman kuno, dan memasuki era milenial yang disebut sebagai masa dimana teknologi berkembang dengan pesat dan menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di masa kini.

Di era ini dengan segala kecanggihan teknologi, tingkat persaingan juga semakin tinggi sehingga menuntut kualitas dan kinerja manusianya untuk lebih ditingkatkan. Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta melakukan navigasi yang lincah dengan tepat agar dapat memecahkan setiap masalah.

Pemuda harus berada di garda depan, karena pemuda sesungguhnya adalah agen perubahan (angent of change ) yang diharapkan dapat membuat perubahan yang baik ke depannya.

Oleh sebab itu, jika kita membicarakan peran pemuda, sebenarnya sudah menonjol sejak zaman penjajahan. Bagaimana tidak, karena pemuda turut mengambil andil dalam kemerdekaan. Peran pemuda kala itu adalah bertempur melawan penjajahan dengan cucuran keringat dan darah. Kekuatan mereka dibutuhkan untuk merebut NKRI dari tangan penjajah.

Maka, perjalanan panjang negara kita hingga saat ini tidak lepas dari warna-warni yang diberikan pemuda yang peduli pada bangsa dan negaranya. Makanya, dalam pidato Ir.Soekarno baliau berujar ” beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia” . Ungkapan ini menyiratkan pesan yang sangat mendalam bahwa pemuda ada adalah generasi perubah atau agent of change.

Jadi, eksistensi pemuda adalah pembawa perubahan, dalam semua aspek kehidupan, termasuk perubahan sosial. Perubahan sosial erat kaitannya dengan pembangunan,  baik individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan peran pemuda sebagai Agent of Change masa depan bangsa menuju perubahan, pembangunan, dan kemajuan peradaban.

Nah, pemuda di era milenial, tentu mengalami banyak perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial dengan Pemuda sebelumnya. Salah satu perbedaan tersebut adalah adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia digital.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dunia yang serba digital saat Ini merupakan salah satu media yang mempercepat perubahan  hidup dan menjadi tantangan besar bagi generasi muda yang sering kita sebt sebaga generasi zaman now. Sebutan bagi kaum milenial untuk menggambarkan masa kini. Seharusnya kita jadikan patokan atau acuan bahwa kita sebagai pemuda harus bisa merubah keadaan bangsa dalam berbagai bidang sektor, yang satu di antaranya adalah sektor politik.

Jadi, ketika berbicara tentang politik pun, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab. keberagaman harus dimaknai dengan kekayaan bukan untuk dipertentangkan. namun segelintir orang telah menyalahgunakan sehingga yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi atau harapan.

Katanya aktivitas politik identik dengan orang-orang yang merebut kekuasaan demi jabatan dan uang. Tak  ayal kebanyakan dari pemuda menghindari dunia politik karena dianggap sebagai sarang kejahatan. Tanpa kita sadari inilah yang memperparah keadaan politik kita, baik dari kemampuan maupun integritas diri anak bangsa ini.

Ironisnya ini sudah dianggap hal yang lumrah. karena masalah politik sudah menjadi rahasia umum, di mana para pemangku kekuasaan adalah orang-orang yang mementingkan kepentingannya di atas kepentingan rakyat.

Tentu banyak sekali contoh masalah yang berkaitan dengan politik yang sering terjadi di Indonesia yangbsalah satunya adalah korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang sampai sekarang yang tidak menemukan titik terang untuk pencegahannya. Walaupun pada dasarnya, sudah ada hukum yang mengatur tentang KKN ini, namun, mereka seperti orang yang buta dan tuli akan hukum. Padahal mereka adalah orang-orang yang pakar di bidang hukum.

Sudah saatnya bagi para pemuda melaksanakan perannya sebagai Agent of Change yaitu mendorong terjadinya inovasi bangsa ke arah yang lebih baik,  termasuk dalam politiknya. Para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang baik di negara yang tercinta ini. Perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada orang yang baik, profesional,dan berintegritas masuk ke dalamnya.

Dalam realitasnya politik di negara kita sudah lama dipegang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya karena jabatan dan uang semata mereka menghalalkan segala cara. Hal ini lah yang membuat politik kita menjadi kotor. Saya yakin apabila politik digunakan sebagai mestinya akan mampu mensejahterakan rakyat, memajukan pembangunan dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Oleh sebab itu, dari bacaan saya ada lima karakteristik pemimpin yang baik sebagai Agent of Change pertama, memiliki visi yang jernih. Sebagai seorang pemimpin kita harus memiliki target yang jelas sehingga sistem kerja dapat disusun dengan baik dan dengan tahapan yang berkesinambungan. Kedua, memiliki kegigihan untuk mencapai target.

Ketiga, bersikap kritis dan analitis. Mengapa harus demikian? Karena Sebagai seorang pemimpin yang baik, kita harus menggunakan akal sehat untuk berpikir, sehingga tidak ada hal yang langsung ditelan mentah-mentah.

Ke empat sarat akan pengetahuan dan pemimpin dengan memberikan contoh bukan hanya dengan instruksi. Ke lima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitarnya. Dengan kata lain, kita sebagai pemimpin harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.

Jadi, kunci dari kesuksesan negara ini ada di tanganm Pemuda Pemudi Indonesia, maka sadar untuk tingkatkan peranmu dan ketahui fungsimu bangsa ini. Lalu terapkanlah sebagaimana mestinya. Sudah waktunya pergerakan-pergerakan Pemuda Indonesia kembali bangkit.  Kita adalah pemegang tumpuk perjuangan. Berjuanglah untuk mengembalikan sila kelima yang mulai pudar,  “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 158x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 107x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Islam

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029
#Doa di Bulan Ramadan

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
#Ijazah

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu
Esai

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026
Next Post

BERHENTILAH MENYALAHKAN SEGALANYA

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com