
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Kutulis Bait-bait Cinta di Awal Januari 25 Di mana embun sejuk penuh harapan, Menanti mentari berkedip riang, Kutulis...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Gunawan Trihantoro (Sekretaris KEAI Jawa Tengah) Di sudut kota Makassar yang riuh, Hiduplah seorang pria bernama Hendra, Pengacara...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Gunawan Trihantoro (Sekretaris KEAI Jawa Tengah) Di ruang sunyi penuh buku bersusun, Di sana ia berdiri, berkhotbah soal...
Baca SelengkapnyaDetailsPADANG PANJANG—Potretonline.com1 Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang secara resmi meluncurkan buku antologi puisi bertajuk “Negeri Bencana” karya 100 penyair...
Baca SelengkapnyaDetailsBiar tak berlalu Terkubur dalam debu Tahun ini biar kututup segala Dalam puisi yang memuat cerita Bagaimana doa-doa diterbangkan Sampai...
Baca SelengkapnyaDetailsPadang - Potretonline.com- Dinas Pariwisata Kota Padang , Yudi Indra Syani, siap mendukung kesuksesan Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF)...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Tsunami Aceh, Dua puluh enam desember Dua ribu empat, tlah membumikan sejuta cerita, tentang getaran dahsyat gempa...
Baca SelengkapnyaDetailsArca Seni Lewat ini bersilih kasih Ia datang menjengah dalam sekujur lena Sebelum subuh terjaga Mencari usia dalam ekspresif mata...
Baca SelengkapnyaDetailsTanpa Judul, 9 - buat Dahri pada jarum pendek tiga, aku tiba di bandar kecil rantau panjang sahaja, berpergian mengisi...
Baca SelengkapnyaDetailsDelia Rawanita Ingin kutabur bunga di antara ombak Membiarkan gelombang membawanya Meratakan lewat alun air Terombang ambing entah kemana Biarlah...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com