Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Naisa Natasa Putri, Swastamita muncul membias bastala dari balik mega,menawarkan warna oranye di antara cakrawala tak berujung,seraya varsha turun menaburkan rintik rinai seolah membuat kalbu menari-nari Setiap vara yang jatuh ke bentala mencipta arumi basah seakan...
RATAPAN SEMESTA Karya: Kiki Fatmawati Sajak alam terus mengalun terbawa angin Membentuk ratapan pilu sang penanggung malapetaka Dipaksa kuat pada kenyataan pahit ulah manusia Harapan bentala untuk tetap asri seakan hanya angan semata Tak sadar ulah manusia melukai semesta Mentari bahkan hampir tak tersenyum lagi Tak terhitung berapa kali semesta murka Bahkan tak peduli berapa banyak korban bencana Bukan perkara tak percaya wacana manusia Hanya saja sering kali sebatas omong kosong belaka Kini tangisan semesta sudah tak tertata Akankan kalian tetap terus menutup mata? (Matang Cincin, 04...