Oleh : Hanif Arsyad Sudah hampir tiga minggu,air kembali bening, tanah kembali tenang—tapi adakah hatimu ikut jernih,atau luka ini hanya kau biarkan berlaluseperti angin yang singgah lalu hilang? Wahai manusia yang sering alpa,bencana ini bukan sekadar berita,ia adalah bisikan lembut dari Rabbmu,teguran yang turun melalui deras sungai,melalui lumpur yang mengikat langkahmu,melalui sunyi malam yang merenggut tidurmu. Bukan Aku yang zalim kepadamu,akulah yang menjaga setiap helaan napasmu.Tapi ketika dunia kau biarkan...
Puisi: Muslimin Lamongan Maafkan aku, rerumputan,aku yang melangkah tanpa menyapamu,meninggalkan jejak kotor di tubuhmu,menjadikanmu abu dalam nyala yang angkuh.Gelak tawa...
Aku Ingin Menjadi Kata - kataAku ingin engkau mengutukkumenjadi kata - kata,agar semua rahasia langitbisa kupetik lalukutebarkan di hamparan samuderahatimu yang...
Oleh Rika Puji LestariAnggota Satupena Kab. Blora Tak ada yang benar-benar kebetulan,Setiap langkah, setiap pertemuan,Telah digariskan oleh tangan Tuhan,Membawa makna...